Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

DELTRAS FC kembali menegaskan posisinya sebagai klub profesional di Tanah Air dengan keberhasilannya meraih status Klub Lisensi AFC untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Pengumuman ini disampaikan oleh I.League selaku operator liga dalam hasil Club Licensing Cycle 2025/2026, Kamis (14/5).

​Pencapaian ini menempatkan klub berjuluk The Lobster tersebut sebagai salah satu dari 25 klub di Indonesia yang dinyatakan lolos verifikasi standar konfederasi sepak bola Asia.

Deltras FC berhasil memenuhi evaluasi menyeluruh pada lima aspek utama, yakni: Sporting (olahraga), Infrastructure (infrastruktur), Personnel and Administrative, Legal, serta Financial (keuangan).

Kerja keras semua elemen klub

Ilustrasi. Pemain Deltras FC saat berlaga di Liga 2. (Dok.Ist)

​CEO Deltras FC Sidoarjo, Amir Burhanuddin, menyatakan, pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi dan kerja keras seluruh elemen manajemen dalam menjaga standar tata kelola klub.

BACA JUGA  PSSI Sesali Kericuhan Pascapertandingan Persipura vs Adhyaksa

Amir menegaskan, status ini menjadi bukti keseriusan manajemen dalam menjalankan roda organisasi klub sesuai regulasi nasional maupun standar AFC.

​”Lisensi ini tidak lepas dari pembenahan dan kerja tim dari semua lini. Mulai dari pembinaan akademi, kualitas infrastruktur, hingga pengelolaan keuangan dan SDM yang berkompeten,” ujar Amir.

​Keberhasilan ini memperpanjang tren positif Deltras FC dalam aspek manajerial. Musim 2024/2025, Deltras menjadi satu dari hanya empat klub Liga 2 yang lolos lisensi (bersama PSIM, Bhayangkara FC, dan Persijap).

​Tahun 2025 Deltras menjadi satu-satunya tim Liga 2 yang meraih lisensi AFC. Sementara tahun 2026 mempertahankan status Granted untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Bukan sekadar formalitas administrasi

​Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menjelaskan, proses club licensing bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan fondasi penting bagi ekosistem sepak bola yang sehat.

BACA JUGA  Piala AFF U-19 2026, Indonesia Jumpa Vietnam. Ini Kata Coach Nova Arianto

​”Proses ini menjadi instrumen untuk mendorong klub meningkatkan standar profesionalisme dan keberlanjutan. Kami mengapresiasi klub-klub yang berkomitmen penuh dalam proses ini,” kata Asep.

​Selain Deltras FC, terdapat delapan klub lain dalam kategori yang sama yang meraih status Granted tahun ini. Di antaranya PSIM Yogyakarta, PSS Sleman, Persipura Jayapura, hingga PSMS Medan.

Dengan hasil ini, Deltras FC semakin memperkuat reputasinya sebagai klub dengan tata kelola administrasi dan finansial yang paling stabil di level kompetisi nasional. (OTW/A-01)

BACA JUGA  Kluivert Jadi Kandidat Terdepan Pelatih Timnas Indonesia

Admin

Related Posts

Australia Kubur Impian Skuat Garuda Muda

PUPUS sudah impian tim nasional Indonesia U-19 untuk melangkah ke final Piala AFF U19 atau ASEAN Boys Championship 2026. Kegagalan itu didapat skuat Garuda Muda setelah kalah dari Australia 0-1…

Borneo Resmi Tunjuk Mauro Jeronimo Jadi Suksesor Fabio Lefundes

TEKA-teki soal pelatih baru Borneo FC akhirnya terkuak. Tim berjuluk Pesut Etam itu resmi menunjuk Mauro Jeronimo menjadi pelatih anyar mereka untuk musim depan. Mauro menggantikan Fabio Lefundes yang memutusken…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Australia Kubur Impian Skuat Garuda Muda

  • June 12, 2026
Australia Kubur Impian Skuat Garuda Muda

Borneo Resmi Tunjuk Mauro Jeronimo Jadi Suksesor Fabio Lefundes

  • June 11, 2026
Borneo Resmi Tunjuk  Mauro Jeronimo Jadi Suksesor Fabio Lefundes

Bareskrim Sita Pabrik Pemurnian Emas Ilegal di Sidoarjo

  • June 11, 2026
Bareskrim Sita Pabrik Pemurnian Emas Ilegal di Sidoarjo

URC Sleman Tangkap Pencuri Spesialis Kabel BTS

  • June 11, 2026
URC Sleman Tangkap Pencuri Spesialis Kabel BTS

Kalog Angkut 1.658.622 Ton Barang pada Mei

  • June 11, 2026
Kalog Angkut 1.658.622 Ton Barang pada Mei

Faunaland  Mulai Melakukan Proses Revitalisasi Bandung Zoo

  • June 11, 2026
Faunaland  Mulai Melakukan Proses Revitalisasi Bandung Zoo