Kota Bandung Deklarasikan Zero Bullying dan Program Jamuga

PEMERINTAH Kota Bandung, Jawa Barat mendeklarasikan zero bullying dan pelopori program inovatif Jam untuk keluarga (Jamuga).

Upaya ini untuk meningkatkan perlindungan anak dan menciptakan lingkungan bebas  perundungan di Kota Bandung.

Sebanyak 75 kepala sekolah dan 16 SMP di Kota Bandung mendeklarasikan”Bandung Menuju Zero Bullying”,  Selasa (30/7).

Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono saat deklarasi menjelaskan program Jamuga diluncurkan sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas interaksi keluarga. Sekaligus mencegah perundungan.

Bambang juga menekankan pentingnya kasih sayang dan komunikasi yang erat dalam keluarga sebagai benteng utama melawan perundungan.

“Dengan kesibukan kita saat ini dan ketergantungan pada gadget, komunikasi verbal maupun non-verbal dalam keluarga menjadi sangat penting,” kata Bambang saat deklarasi Bandung Menuju Zero Bullying.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Bangun Dapur Sehat untuk Makan Bergizi Gratis

Program Jamuga mendorong setiap anggota keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Dan  membangun kasih sayang serta memperkuat ketahanan keluarga.

Bambang mengajak seluruh masyarakat Kota Bandung, untuk tidak hanya memaknai deklarasi ini sebagai seremonial semata. Tetapi benar-benar merasakan dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Mari kita menjadi agen perubahan, memastikan tidak ada bullying di lingkungan sekolah dan rumah kita,” tuturnya.

Bambang optimistis anak-anak yang hadir dalam acara ini dapat menjadi agen perubahan. Tidak hanya di Kota Bandung, tetapi juga di wilayah Jabar dan Nasional.

“Begitu juga terkait dengan bullying, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kita semua. Mari kita buktikan bahwa Kota Bandung bisa menuju Zero Bullying,” tegasnya.

BACA JUGA  Pendeta Harus Jadi Pemimpin Moral dan Sosial

Bullying dan Kualitas Hidup Siswa

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Uum Sumiati menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan.

Perundungan merupakan perilaku yang tidak baik dan tentu saja menimbulkan dampak yang tidak baik. Tidak hanya bagi korban, ternyata perundungan juga bisa berdampak bagi pelaku bahkan bagi yang menyaksikannya.

Menurut Uum, perundungan di sekolah sangat mempengaruhi kualitas hidup siswa, sehingga penanganannya menjadi prioritas.

“Dan kami di DP3A telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menangani perundungan. Termasuk memberikan edukasi kepada guru dan peserta didik atau pun kepada masyarakat umum,” ucap Uum.

BACA JUGA  Pendopo Wali Kota Kota Bandung Jadi Posko Siaga 24 Jam

Ia menambahkan Forum Anak Kota Bandung juga telah mendeklarasikan komitmen mereka secara virtual pada 23 Juli 2024. Dan pada deklarasi hari ini untuk memperkuat komitmen tersebut dengan melibatkan lebih banyak pihak.

Adapun isi Deklarasi Bandung Zero Bullying yaitu menghindari diri menjadi pelaku maupun korban perundungan.

Siswa harus menjadi agen perubahan dalam mewujudkan zero bullying. Kemudian, menolak dan melawan pelaku bullying, merangkul dan melindungi korban.

Dan mengumpulkan bukti serta melapor saat melihat atau mengalami bullying. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan