Pendeta Harus Jadi Pemimpin Moral dan Sosial

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pendeta tidak hanya berperan sebagai penyampai pesan keagamaan, tetapi juga sebagai pemimpin moral dan sosial yang berani menyuarakan kebenaran, keadilan, dan kasih Tuhan.

“Pendeta bukan hanya penyampai pesan di atas mimbar, tetapi pemimpin moral dan sosial yang diutus untuk menyuarakan kebenaran di tengah masyarakat,” ujar Farhan dalam Rapat Pendeta HKBP Distrik XVIII Jabartengdiy Tahun 2025, Senin (4/8).

Ia menekankan pentingnya peran gereja dan para pendeta dalam membangun peradaban yang bermartabat, terutama dengan menjunjung nilai etika, empati, dan kemanusiaan di tengah tantangan zaman.

Menurut Farhan, sebagai kota besar, Bandung menghadapi dinamika sosial yang kompleks. Ada lima isu serius yang menjadi perhatian: korupsi, perjudian dan narkoba, perdagangan manusia, kerusakan lingkungan, serta disintegrasi sosial.

BACA JUGA  Pembangunan Berbasis Data lewat Sensus Ekonomi 2026

“Semua isu ini saling terkait dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” katanya.

Farhan mengajak gereja untuk terlibat aktif sebagai mitra strategis dalam menangani persoalan sosial tersebut. Menurutnya, peran gereja yang profetik dan transformatif bisa menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

“Kami menyambut baik keterlibatan gereja dalam perjuangan melawan berbagai penyakit sosial. Kota Bandung sangat terbuka terhadap kolaborasi lintas iman dan lintas sektor,” tambahnya.

Ketua Persatuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Jawa Barat, Pdt. Paulus Wijono, menyampaikan bahwa pendeta memiliki peran penting dalam menentukan arah gereja dan merespons isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat.

“Pertemuan ini adalah momentum penting. Saya percaya dari sini akan lahir program-program nyata yang menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

BACA JUGA  Masjid Agung Bandung Gelar “Ramadan Fest” 6-15 Maret

Ia juga menyatakan kesiapan gereja untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat sipil demi membangun kehidupan bersama yang lebih adil, harmonis, dan penuh kepedulian. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards