Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

KABUPATEN Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki jalan sepanjang 733,67 kilometer yang terdiri dari 371 ruas jalan.

Dari panjang jalan yang mencapai lebih dari 722 kilometer tersebut, yang dalam kondisi sangat baik sepanjang 209,04 kilometer atau 28,49% dan sepanjang 289,9 kilometer atau 39,51% dalam kondisi sedang.

“Selebihnya, dalam kondisi rusak ringan dan rusak berat. Yang rusak ringan sepanjang 221,76 kilometer atau 30,23% serta 12,97 kilometer atau 1,77% dalam kondisi rusak berat,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman, Sukarmin, Selasa di kantornya.

Dengan demikian, lanjutnya, dapat dikatakan 68,01% jalan dalam kategori mantap dan 31,99% dalam kategori tidak mantap.

Pemeliharaan rutin

Dalam rancangan tersebut, alokasi TKD yang ditetapkan oleh DPR sebesar Rp650 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan
Ilustrasi. Jalan rusak dan berlubang butuh perbaikan. (MN/Dok.Ist)

Lebih lanjut Sukarmin mengemukakan guna pemeliharaan rutin untuk jalan dengan kondisi mantap yang panjangnya 498,94 kilometer mencapai Rp18.710.250.000 dengan perhitungan harga per kilometernya sebesar Rp37.500.000.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Resmikan Flyover Djuanda Senilai Rp363 Miliar

Sedangkan untuk pemeliharaan berkala jalan dengan kondisi rusak berkala yang panjangnya mencapai 221,76 kilometer sebesar Rp1.034.799.353.280
Ia menjelaskan harga per kilometernya Rp4.666.303.000.

Harga ini berdasarkan ASB.2026/AC-BC + AC-WC + Bahu Beton + Perbaikan Saluran + Marka, jalan lebar eksisting 5 meter.

Sementara untuk peningkatan jalan kondisi rusak berat yang panjangnya 12,97 kilometer, harga per kilometernya mencapai Rp5.042.982.000. Perhitungan harga ini berdasarkan ASB/AC-BC + AC-WC + Bahu Beton + Perbaikan Saluran + Marka, jalan lebar eksisting 5 meter.

Anggaran pemeliharaan jalan

Dengan demikian, imbuhnya, kebutuhan anggaran penanganan peningkatan jalan kondisi rusak berat Rp65.407.476.540.

Sementara kebutuhan menjaga kondisi mantap dan untuk mencapai mantap sebesar Rp1.118.917.079.820.

Sukarmin menambahkan, untuk tahun 2026 ini tersedia anggaran untuk pembangunan jalan Rp45.401.509.300 dengan target 11 ruas jalan panjang penanganan 11,80 kilometer, penggantian jembatan sebesar Rp5.389.098.935 dengan target 3 jembatan dan 14 gorong – gorong, pemeliharaan berkala jalan Rp26.828.387.280 dengan target panjang total penanganan pekerjaan sepanjang 14,65 kilometer.

BACA JUGA  Terjadi 21 Kali Guguran Lava dan 35 Kali Gempa di Puncak Gunung Merapi

Selain itu, katanya, masih ada anggaran pemeliharaan rutin jalan sebesar Rp26.808.479.380 dengan total penanganan 460 kilometer.

“Anggaran tersebut termasuk penanganan jalan desa sebesar Rp8,6 miliar, perbaikan gorong – gorong dan jembatan sebesar Rp1.191.272.129,00 untuk target perbaikan sebanyak 50 buah serta rehabilitasi jembatan sebesar Rp. 1.206.227.180 untuk target perbaikan sebanyak 1 buah jembatan,” jelas Sukarmin.

Rp100 juta per Desa

Lebih lanjut Sukarmin menambahkan tahun ini Pemerintah Kabupaten Sleman menganggarkan kegiatan pemeliharaan jalan desa sebesar Rp8.600.000.000 untuk 17 kapanewon (kecamatan) di Sleman dan 86 Desa, pada saat ini sudah masuk tahap perencanaan desain jalan, dan dijadwalkan pada tanggal 21 Mei ini akan selesai.

BACA JUGA  Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

Rencana perbaikan jalan desa ujarnya dijadwalkan pada awal bulan Juni.
“Setiap desa mendapatkan anggaran sebesar Rp100.000.000 untuk perbaikan jalan yang diusulkan, hal ini diharapkan dapat membuat konektivitas desa semakin mudah dan maju, serta memperlancar mobilisasi alat, manusia dan barang sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Sukarmin berharap langkah ini akan menjadi wujud slogan Bupati Sleman Sleman dalane alus Sleman Dalane Padhang. (AGT/M-01)

Related Posts

Bareskrim Sita Pabrik Pemurnian Emas Ilegal di Sidoarjo

TIM Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita pabrik pemurnian emas milik PT Simba Jaya Utama (SJU), di kawasan Berbek Industri Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,…

URC Sleman Tangkap Pencuri Spesialis Kabel BTS

TIM URC Satreskrim Polresta Sleman menangkap MF, 26 tahun asal Palembang dan SB, 43 asal Cilacap, Jawa Tengah yang diduga telah melakukan pencurian kabel power RRU di sebuah BTS di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Australia Kubur Impian Skuat Garuda Muda

  • June 12, 2026
Australia Kubur Impian Skuat Garuda Muda

Borneo Resmi Tunjuk Mauro Jeronimo Jadi Suksesor Fabio Lefundes

  • June 11, 2026
Borneo Resmi Tunjuk  Mauro Jeronimo Jadi Suksesor Fabio Lefundes

Bareskrim Sita Pabrik Pemurnian Emas Ilegal di Sidoarjo

  • June 11, 2026
Bareskrim Sita Pabrik Pemurnian Emas Ilegal di Sidoarjo

URC Sleman Tangkap Pencuri Spesialis Kabel BTS

  • June 11, 2026
URC Sleman Tangkap Pencuri Spesialis Kabel BTS

Kalog Angkut 1.658.622 Ton Barang pada Mei

  • June 11, 2026
Kalog Angkut 1.658.622 Ton Barang pada Mei

Faunaland  Mulai Melakukan Proses Revitalisasi Bandung Zoo

  • June 11, 2026
Faunaland  Mulai Melakukan Proses Revitalisasi Bandung Zoo