BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

BALAI Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur mencanangkan gerakan bebas penggunaan botol plastik di lingkungan kerjanya. Deklarasi kepedulian lingkungan tersebut dipimpin langsung Plt Kepala BKHIT Jawa Timur, Hudiansyah Is Nursal, di Kantor Balai Karantina Jawa Timur, Jalan Raya Juanda, Kamis (13/8) siang.

Melalui kebijakan itu, seluruh aktivitas operasional dan acara di lingkungan kantor BKHIT Jawa Timur tidak lagi menyediakan air minum dalam kemasan (AMDK) botol plastik. Sebagai gantinya, pihak instansi membagikan tumbler atau botol minum isi ulang kepada seluruh pegawai serta menyediakan unit dispenser di berbagai titik area kerja.

Hudiansyah menyatakan, komitmen penanganan sampah plastik harus dimulai dari tindakan nyata di internal instansi sebelum meluas ke skala yang lebih besar. Karena persoalan sampah plastik menjadi pemikiran semua pihak.

BACA JUGA   Pemprov Jateng Perkuat Sinergi dengan BKHIT

“Persoalan sampah saat ini telah menjadi salah satu problem lingkungan di dunia. Karena itu, upaya mengurangi sampah plastik perlu dilakukan secara bersama-sama,” ujar Hudiansyah di Sidoarjo.

Ancaman serius bagi ekosistem

“Melalui pencanangan ini, kami berharap kebiasaan menggunakan tumbler dan air isi ulang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari pegawai guna menekan volume sampah plastik sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan,” pungkasnya. (OTW/M-01)

Hudiansyah menjelaskan, kendati botol plastik dapat didaur ulang, volume sampah plastik yang berhasil diolah secara global sejauh ini masih sangat terbatas sehingga tetap menjadi ancaman serius bagi ekosistem.

Ia menegaskan, gerakan bebas botol plastik ini nantinya wajib diterapkan di seluruh Satuan Pelaksana (Satpel) Karantina yang tersebar di wilayah Jawa Timur. Harapannya gerakan ini dapat bergulir hingga menjadi berskala nasional.

“Melalui pencanangan ini, kami berharap kebiasaan menggunakan tumbler dan air isi ulang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari pegawai guna menekan volume sampah plastik sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan,” pungkasnya. (OTW/M-01)

BACA JUGA  Pelajaran dari Kasus Oversharing Tumbler Hilang

Related Posts

UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) meraih peringkat ketiga Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan di Indonesia berdasarkan total skor keseluruhan. Capaian itu menempatkan UGM dalam tiga besar perguruan tinggi dengan kinerja keberlanjutan terbaik…

Dekan Fakultas Peternakan UGM Dipercaya Pimpin AAACU

DEKAN Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Prof. Budi Guntoro, Ph.D., ditetapkan sebagai presiden Asian Association of Agricultural Colleges and Universities (AAACU) periode 2026–2028. Penetapan tersebut berlangsung dalam 25th AAACU General…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

  • September 16, 2026
Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

  • September 16, 2026
UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

83 Warga Sumberharjo Prambanan Terima Serat Kekancingan Tanah Kasultanan

  • September 16, 2026
83 Warga Sumberharjo Prambanan Terima Serat Kekancingan Tanah Kasultanan

Dekan Fakultas Peternakan UGM Dipercaya Pimpin AAACU

  • September 16, 2026
Dekan Fakultas Peternakan UGM Dipercaya Pimpin AAACU

UIN Sunan Kalijaga Raih Tiga Penghargaan UI GreenMetric

  • September 16, 2026
UIN Sunan Kalijaga Raih Tiga Penghargaan UI GreenMetric

Wagub Jabar Minta Mahasiswa Baru Ikopin Jaga Eksistensi Koperasi

  • September 16, 2026
Wagub Jabar Minta Mahasiswa Baru Ikopin Jaga Eksistensi Koperasi