SAR Yogyakarta Lanjutkan Pencarian Korban Terseret Arus Parangtritis

DUA warga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu sore dilaporkan terseret arus di kawasan Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) Yogyakarta, Rio Banupanitis, Senin, menjelaskan, pada Minggu jajarannya menerima laporan adanya dua orang yang terseret arus.

Keduanya adalah Angger Raditya Nanda Pratama, 16 tahun, warga Pandes RT 04, Panggungharjo, Sewon Bantul dan Angga hendra Saputra, 16 tahun, warga  Masahan,Trirenggo, Bantul datang ke Parangtritis.

“Korban kemudian menghampiri temannya yang merupakan atlet surfing dan meminta untuk diajari bermain surfing,” katanya.

Tidak bisa surfing

Tim SAR masih mencari korban terseret arus Parangtritis. (Dok.Ist)

Namun dijawab tidak bisa karena sedang memberi pelatihan kepada orang lain. Tanpa disadari oleh atlet surfing tersebut, korban memiminjam papan surfing tanpa meminta izin oleh pemiliknya.

BACA JUGA  Libur Panjang KAI Commuter Yogyakarta Hadirkan Barongsai

Korban dan satu temanya pun bermain dengan satu papan surfing tanpa menerapkan tatacara bermain papan selancar atau surfing.

Korban yang tidak memahami kondisi dan tidak memiliki kemampuan yang memadai berselancar akhirnya terbawa arus dan memasuki area berbahaya yakni kawsan ripcurrent.

Beri pertolongan

Rekan korban yang seorang atlet surfing tersebut, kata Rio melihat kejadian itu dan segera memberikan pertolongan kepada korban, dan diikuti oleh petugas yang sedang berjaga dikwasan tersebut.

Petugas menyelamatkan korban dengan berenang ketengah laut dengan menggunakan papan surfing dan pelampung. Satu korban berhasil terselamatkan, namun korban lainya terbawa jauh ketengah laut bersama-sama dengan petugas yang berupaya menyelamatkanya.

Namun kurang lebih jarak 350 – 400 meter dari bibir pantai, beberapa petugas dan korban terhempas gelompang tinggi sehingga petugas dan korban berhamburan, korban terlepas dari dekapan petugas dan sampai saat ini masih dinyatakan dalam pencarian.

BACA JUGA  Tim SAR Gabungan masih Terus Mencari Korban Longsor di Gunung Kuda

Belum ditemukan

Angga bisa diselamatkan sedangkan Angger kembali terbawa arus. Hingga malam hari belum berhasil ditemukan.

Basarnas bersama potensi SAR lainnya kemudian melanjutkan pencarian pada hari Senin pagi.
Operasi SAR, hari Senin pagi, tim dibagi 3 SRU, yakni SRU Darat melaksanakan penyisiran dari LKP ke arah Parangndog dan dari LKP (Last Known Position) atau posisi terakhir diketahui ke arah parangkusumo serta disekitaran LKP.

SRU Laut melaksanakan penyisiran menggunakan Jetsky dan SRU Udara melakukan penerbangan menggunakan drone sejauh 500 meter dari LKP. (AGT/M-01)

BACA JUGA  Bandara Adisutjipto Yogyakarta Sambut Nataru

Related Posts

DKPP Kota Bandung Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Halal dengan Aplikasi E-Selamat

MENJELANG Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memastikan warga dapat menjalankan ibadah kurban dengan lebih tenang. Untuk itu berbagai langkah mereka siapkan, mulai dari…

Wisuda ITB Buktikan Pendidikan Inklusif

SIDANG Terbuka Wisuda Kedua Tahun Akademik 2025/2026 Institut Teknologi Bandung (ITB) yang digelar di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Jumat–Sabtu (17–18/4), menghadirkan lebih dari sekadar perayaan akademik. Di balik toga, senyum…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

DKPP Kota Bandung Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Halal dengan Aplikasi E-Selamat

  • April 20, 2026
DKPP Kota Bandung Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Halal dengan Aplikasi E-Selamat

Wisuda ITB Buktikan Pendidikan Inklusif

  • April 20, 2026
Wisuda ITB Buktikan Pendidikan Inklusif

SAR Yogyakarta Lanjutkan Pencarian Korban Terseret Arus Parangtritis

  • April 20, 2026
SAR Yogyakarta Lanjutkan Pencarian Korban Terseret Arus Parangtritis

Awas! Derivat Babi Sering Digunakan sebagai Produk Farnasi dan Bahal Halal

  • April 20, 2026
Awas! Derivat Babi Sering Digunakan sebagai Produk Farnasi dan Bahal Halal

Gebuk Stuttgart, Muenchen Kunci Gelar Bundesliga

  • April 20, 2026
Gebuk Stuttgart, Muenchen Kunci Gelar Bundesliga

City Terus Mengancam, Peluang Arsenal Juara Liga Inggris tak lagi Besar

  • April 20, 2026
City Terus Mengancam, Peluang Arsenal Juara Liga Inggris tak lagi Besar