
CUACA ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Sabtu (18/4/2026 di Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara membuat petani setempat merugi. Pasalnya, sekitar satu hektar sawah yang ditumbuhi padi mengalami kerusakan.
Akibatnya, para petani Taput terancam gagal panet tahun ini. Diungkapkan Kepala Desa Lobu Hole, Dedi Manalu, melihat kondisi kerusakan sangat parah dan terancam gagal panen.
Padahal hasil panen tersebut sedianya diharapkan untuk dijadikan bekal para petani. Itu sebabnya dia berharap pemerintah bisa mengulurkan bantuan.
“Kami berharap pemerintah dapat membantu para pemilik lahan,” ujarnya.
Sebalumnya diberikatakan pada Sabtu 18 April 2026 terjadi hujan deras dan angin kencang disertai petir di sejumlah kecamatan di kabupaten Tapanuli Utara. (HP/N-01)







