117 Tim Ikuti LPBB Tingkat Nasional di SMK Krian 1

​SMK Krian 1 Sidoarjo kembali menggelar ajang bergengsi Lomba Peraturan Baris Berbaris (LPBB) tingkat nasional bertajuk ‘LPBB Keris se Nusantara 2026’.

Kompetisi yang menjadi program rutin dua tahunan sekolah ini berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu (4/4) hingga Minggu (5/4). Sesuai tema Keris se Nusantara, narasi dari LPBB ini menceritakan sejarah sejumlah kerajaan di Indonesia.

​Waka Bidang Humas SMK Krian 1 Sidoarjo, Akhmad Robby, S.Kom menjelaskan, tujuan utama penyelenggaraan lomba ini bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan sarana pembentukan karakter siswa.

Melalui baris-berbaris, diharapkan peserta dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa sportivitas dan persatuan yang tinggi.

Beberapa kategori

Salah satu aksi dari peserta LPBB di SMK Krian 1. (Dok.Ist)

​Antusiasme peserta pada edisi kali ini tergolong sangat besar dengan total 117 tim yang berlaga. Rinciannya terdiri dari 15 tim tingkat SD, 41 tim tingkat SMP/MTs, dan 41 tim tingkat SMA/SMK.

BACA JUGA  Mushaf Alquran Berusia 2 Abad Terawat Baik di Sidoarjo

Selain kategori pelajar aktif, panitia juga membuka kategori Purna atau Manajemen yang diikuti oleh 20 peserta.

​Kepesertaan lomba ini tidak hanya mencakup wilayah lokal, tetapi juga menjangkau tingkat nasional. Beberapa sekolah menempuh perjalanan jauh untuk berkompetisi di Sidoarjo, di antaranya SMPN 8 Kota Bogor, SMPN 21 Semarang, MTS Darul Falah Boja, SMPN 13 Kota Serang, hingga SMK 5 Surakarta.

​Dalam hal teknis penilaian, panitia menerapkan standar yang ketat untuk menjaga kualitas kompetisi.

PBB murni

Salah satu aksi dari peserta LPBB di SMK Krian 1. (Dok.Ist)

Salah satu pelatih paskibra, Bagas Alfahrozi mengatakan, juri yang bertugas didatangkan langsung dari unsur militer (TNI) tingkat nasional, khususnya untuk menilai aspek PBB murni.

Selain PBB, poin penilaian juga menitikberatkan pada variasi formasi, performa danton, hingga estetika kostum dan tata rias.

BACA JUGA  Jelang Nataru, Petugas Periksa Bus dan Urine para Sopir di Terminal Purabaya

​”Setiap peserta diberikan durasi tampil maksimal 8 menit 30 detik. Jika melebihi waktu tersebut akan dikenakan pengurangan nilai,” kata Bagas.

Sebagai bentuk transparansi, panitia merekam setiap penampilan untuk dibagikan kepada pelatih sebagai bahan evaluasi dan koreksi.

Panggung kreativitas

​Ajang ini juga menjadi panggung kreativitas bagi para pelatih dan siswa. Berbagai tema unik ditampilkan dalam variasi formasi, mulai dari narasi nusantara, sejarah kerajaan, hingga tema pahlawan.

Beberapa peserta bahkan membawa identitas daerah masing-masing, seperti kontingen asal Surabaya yang membentuk formasi menyerupai logo Suro dan Boyo guna menarik perhatian juri dan penonton. (OTW/A-01)

BACA JUGA  Penampilan Jaranan, Barongan hingga Kolosal Tari Remon Meriahkan Pergantian Tahun

Admin

Related Posts

Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

PEMERINTAH Kota Bandung terus mengakselerasi program penurunan kabel udara, ke saluran bawah tanah sebagai bagian dari penataan infrastruktur telekomunikasi dan estetika kota. Hingga Agustus 2026, pengendalian kabel telah menyentuh di…

Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

TIM mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) yang terdiri dari terdiri atas Syahid Ma’ashum, Bangkit Setiyoko dan Naysilla Njenar Mahesa Prihriyanto,  berhasil meraih gelar Juara I Brawijaya Animal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

  • August 24, 2026
Penurunan Kabel di Kota Bandung Capai 42 Ruas Jalan Hingga Agustus

Bantu Penanganan Pascabencana NTT, UGM Luncurkan Portal Teknologi AI Tech4Disaster

  • August 24, 2026
Bantu Penanganan Pascabencana NTT, UGM Luncurkan Portal Teknologi AI Tech4Disaster

Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

  • August 24, 2026
Tim Mahasiswa Peternakan UGM Juara I Brawijaya Animal Science Ideas Competition

PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

  • August 24, 2026
PKK DIY Diminta Bisa Membaca Zaman

Ijazah yang tak Sempat Digenggam itu Menjadi Penanda Perjuangan sang Sarjana Tata Boga

  • August 24, 2026
Ijazah yang tak Sempat Digenggam itu Menjadi Penanda Perjuangan sang Sarjana Tata Boga

Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah

  • August 24, 2026
Sejumlah Kyai Desak NU Kembali ke Khittah