Siklon Tropis Narelle Terdeteksi , DIY Diprediksi Hujan Ringan

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Yogyakarta meminta masyarakat mewaspadai kemungkinan terjadinya hujan pada Rabu sampai Jumat. Hal itu dimungkinan setelah terpantau adanya EX Siklon Tropis ‘NARELLE’ di wilayah Barat Australia yang menyebabkan pola belokan angin (shearline) di sebagian wilayah Jawa.

Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Feriomex Hutagalung menjelaskan kondisi ini memberi peluang pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa.

“Profil vertikal kelembapan udara wilayah DIY pada ketinggian 1.5 km atau pada paras 850mb, cukup lembab, sekitar 60-90%, sedangkan pada ketinggian 3.0 – 5.0 km atau paras 700 dan 500 mb kelembapannya berkisar 30 – 70 %, sehingga potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY, kurang signifikan,” katanya.

BACA JUGA  Jakarta Diprediksi akan Diguyur Hujan Hari ini

Cuaca di wilayah DIY periode 25 – 27 Maret

Tanggal 25 Maret 2026
Potensi hujan ringan di Sleman bagian Utara, Kulon Progo bagian Utara, Bantul bagian Selatan, dan Gunungkidul bagian Selatan.
Tinggi gelombang laut: 1.25 – 2.5 meter atau kategori sedang.

Tanggal 26 Maret 2026
Potensi hujan ringan di Sleman bagian Utara, Kulon Progo bagian Selatan, Bantul bagian Selatan, dan Gunungkidul bagian Selatan.
Tinggi gelombang laut: 1.25 – 2.5 meter atau kategori Sedang.

Tanggal 27 Maret 2026
Potensi hujan ringan-sedang di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian Utara, dan Gunungkidul bagian Utara.

Tinggi gelombang laut: 1. 25 – 2.5 meter atau kategori Sedang.

BMKG Yogyakarta katanya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak yang dapat terjadi dalam waktu singkat selama periode transisi ini dan menjaga kesehatan saat cuaca panas dengan cukup minum, membatasi aktivitas siang hari, dan menghindari risiko kebakaran.

BACA JUGA  Semua Kota Besar di Indonesia Diprakirakan Diguyur Hujan Hari ini

“Perbarui informasi cuaca berkala melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial, serta lakukan koordinasi dengan pihak terkait kebencanaan seperti BPBD, FPRB dan lainnya,” katanya. (AGT/M-01)

Related Posts

Faunaland Tawarkan Konsep Konservasi Urban untuk  Bandung Zoo 

FAUNALAND menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses pemilihan mitra Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) pengelolaan Kawasan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang saat ini tengah dibuka Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Faunaland…

Kasus di Pati Jadi Alarm Darurat Kekerasan Seksual di Pesantren

MARAKNYA kasus kekerasan seksual terhadap anak di pesantren bisa jadi alarm kedaruratan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan. Penegasan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Maung Garuda Prabowo Curi Perhatian di KTT ASEAN

  • May 9, 2026
Maung Garuda  Prabowo Curi Perhatian di KTT ASEAN

Faunaland Tawarkan Konsep Konservasi Urban untuk  Bandung Zoo 

  • May 9, 2026
Faunaland Tawarkan Konsep Konservasi Urban untuk  Bandung Zoo 

Timnas Futsal Indonesia Melejit ke Posisi 14 Dunia

  • May 9, 2026
Timnas Futsal Indonesia Melejit ke Posisi 14 Dunia

Dewa United Tambah Derita PSBS, Persik Jauhi Degradasi

  • May 8, 2026
Dewa United Tambah Derita PSBS, Persik Jauhi Degradasi

Kasus di Pati Jadi Alarm Darurat Kekerasan Seksual di Pesantren

  • May 8, 2026
Kasus di Pati Jadi Alarm Darurat Kekerasan Seksual di Pesantren

Iran Disebut Siap Perang Berbulan-bulan dengan AS

  • May 8, 2026
Iran Disebut Siap Perang Berbulan-bulan dengan AS