Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • Hiburan
  • August 9, 2026
  • 0 Comments

PENYANYI Umar Haen, merilis album keduanya yang berisi 10 lagu yang ditulis pada kisaran 2021 hingga 2026. Album kedua yang bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata ini tidak memiliki tema tunggal. Namun lagu-lagunya bergerak di wilayah yang sama.

Dalam rilisnya, Umar Haen mengemukakan judul album ini diambil dari satu baris di track pembuka, Sabun. Ia mengaku menulis hal ini ketika menyadari membaca berita akhir-akhir ini rasanya mirip dengan busa sabun yang tidak sengaja masuk ke mata, perih, mengganggu, dan tidak bisa buru-buru dihilangkan.

“Bukan bencana besar. Hanya sesuatu yang membuat hari itu jadi lebih sulit dari seharusnya,” katanya.

Ia mengemukakan, sabun bicara tentang menjalani hari-hari ekonomi di negara ini. Semisal kardus tentang orang yang pindah kontrakan dan  sambil membayangkan punya tembok sendiri.

BACA JUGA  Bamsoet Pastikan Lagu 'Bayar Polisi' Bebas Dinyanyikan Lagi

Bukan bentuk protes

Ketua Partai adalah satire tentang kekuasaan yang diwariskan sampai cucu. Tak Jadi Main Bola tentang bocah bernama Izan yang lapangannya tiba-tiba berubah jadi pondasi.

Baliho–satu-satunya lagu berbahasa Jawa di album ini–tentang baliho perumahan yang roboh diterjang angin, sama seperti hubungan dan mimpi punya rumah yang kandas.

Ia tidak menyebut ini sebagai album protes, namun hanya mengatakan bahwa ini yang ia lihat di depan matanya, lalu ia tulis.

“Saya menulis album kedua ini dengan niat merekam peristiwa dan menjadikannya sebuah kesaksian, bagaimana perasaan saya menjadi WNI hari-hari ini.”

Belajar dari musisi Filipina

Menurut dia, album ini sebetulnya sudah dimulai sejak 2021, tapi baru selesai setelah dirinya mengikuti residensi AMP3 (The Asian Music for Peoples’ Peace and Progress) di Filipina pada Juni 2025.

BACA JUGA  Nama Anggun Diabadikan Sebagai Nama Mawar Putih di Eropa

Di sana ia bertemu Jess Santiago, musisi tua yang oleh komunitasnya disapa Koyang, salah satu pelopor people’s music di Asia dan pendiri Musika Philippines. Dari Koyang, Umar mengaku tidak mendapat teori yang rumit.

Hanya satu prinsip mulailah dari yang paling dekat, karena di situlah persoalan besar sebenarnya tinggal. Secara musikal, album ini adalah perkawinan folk, blues, dan rock yang sudah lama Umar bayangkan.

Platform streaming

Digarap bersama Dhandy Satria di Catpaws Lab, dengan cello dari Setyawan Agung yang muncul di beberapa momen paling sunyi.

Single pertamanya, Tak Jadi Main Bola, sudah dirilis pada 16 Juli 2026, bertepatan dengan euforia puncak Piala Dunia. Sabun Masuk ke Mata sudah bisa didengarkan di semua platform streaming musik digital mulai Kamis, 6 Agustus 2026. (AGT/M-01)

BACA JUGA  Boiyen Resmi Menikah dengan Rully di ICE BSD

Related Posts

Meriahkan Hari Pelanggan Nasional 2026, IDM Tebar Promo

DALAM rangka menyambut Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) pada 4 September, InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan keragaman seni budaya Nusantara di destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko, dan…

Kembali Ditangkap, Aktor Revaldo Positif Narkoba

AKTOR Revaldo Fifaldi kembali ditangkap polisi terkait penyalahgunaan narkoba pada Senin (24/8) malam. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu dan alat hisap. “Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

  • September 14, 2026
Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG