
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) terjadi terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bahkan harus menutup total seluruh akses wisata di wilayah tersebut agar upaya pemadaman kebakaran efektif.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni pun meminta aparat melakukan penyelidikan. “(Penyelidikan) kami serahkan kepada penegak hukum,” kata Menhut, ketika ditanya kemungkinan unsur kesengajaan pemicu kebakaran, dalam keterangannya, Minggu.
“Siapa pun yang melakukan pembakaran hutan dan lahan akan mendapatkan hukuman setimpal,” kata dia.
Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menduga penyebab kebakaran di kawasan Gunung Bromo diduga karena aktivitas manusia. Dugaan tersebut didasari oleh munculnya titik awal kebakaran di area Blok Bantengan.
Balai Besar TNBTS menyebut terdapat jalur tradisional atau jalan tembusan yang menghubungkan antara Desa Arjosari dengan Ranu Pani di lokasi tersebut
Mereka pun mengimbau masyarakat agar menghindari penggunaan api saat beraktivitas di wilayah hutan karena bisa memicu kebakaran.
150 petugas
Selain di Bromo, Karhutla juga terjadi di Gunung Gede, Jawa Barat. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mencatat sekitar 150 petugas gabungan dan relawan masih berupaya memadamkan api yang membakar lahan di kawasan tersebut.
Juru Bicara Balai Besar TNGGP Ade Bagja mengatakan petugas gabungan yang terdiri atas TNI/Polri, Damkar Cianjur, BPBD Cianjur, dan puluhan relawan dari berbagai organisasi dan perorangan terus berupaya memadamkan api yang membakar sekitar enam hektare lahan.
“Kendala pemadaman karena lokasi yang sulit dijangkau ditambah banyaknya pepohonan kering yang mudah terbakar, sehingga menyulitkan petugas dan relawan, untuk data pasti kami masih menunggu,” katanya.
Terkait dengan penyebab kebakaran berdasarkan hasil penelusuran awal, diduga karena faktor alam. Rumput dan pohon yang mengering terbakar akibat suhu panas cukup tinggi di kawah Wadon, sehingga menyulut kebakaran. (*/N-01)






