
HUJAN deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir menyebabkan jalan Jembatan Cisitu penghubung antar Desa Karangsari menuju Desa Kertamukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, roboh. Kejadian tersebut terjadi, Sabtu (17/1) malam. Kendati dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, tapi akses masyarakat terganggu.
Kapolsek Cikelet IPTU Aktas Komalsyah mengatakan, hujan deras yang terjadi di wilayahnya menyebabkan Sungai Cisitu meluap merobohkan jembatan sepanjang 10 meter, lebar 3 meter hingga membuat akses warga terisolir di Kampung Palatar, Desa Karangsari dan Kampung Cipare, Desa Kertamukti. Namun, kondisi jembatan tidak bisa dilalui pejalan kaki, pengendara motor maupun mobil.
“Aliran Sungai Cisitu meluap merobohkan jalan jembatan sebagai penghubung antar Kampung Palatar, Desa Karangsari dan Kampung Cipare, Desa Kertamukti. Kami telah melaporkan kepada pimpinan dan juga pemerintah daerah,” katanya, Minggu (18/1/2026).
Buat jembatan darurat
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Saeful Anwar mengaku sudah berkoordinasi terkait robohnya jembatan itu
“Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, Tagana, pemerintah Kecamatan Cikelet melakukan berbagai upaya supaya jembatan Cisitu kembali dilalui warga. Namun, langkah dari pemerintah daerah akan berupaya supaya jembatan tersebut bisa diperbaiki kembali supaya transportasi bagi warga setempat tak terganggu,” katanya.
Menurut Aah, hujan deras yang terjadi di daerahnya adanya beberapa titik kejadian tapi yang paling parah di jembatan Cisitu yang merupakan akses penghubung antar Desa Karangsari menuju Desa Kertamukti. Karena, jembatan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat tapi pemerintah daerah akan membuat jembatan darurat.
“Kami sudah melaporkan kepada pimpinan dan akan berupaya mengambil tindakan untuk perbaikan memperbaiki jembatan roboh. Kami meminta agar masyarakat supaya selalu meningkatkan kesiapsiagan menghadapi bencana, lantaran hujan akan terjadi hingga Februari,” pungkasnya (YY/N-01)








