DLH Kota Bandung Kerahkan 1.025 Personel Tangani Sampah

DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan penanganan sampah pada H+2 mulai berangsur normal. Hal ini ditandai dengan kembali dibukanya pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, setelah sempat terhenti pada Hari H dan H+1 Lebaran.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq Selasa (24)3) menyatakan, pada H+2 proses pengangkutan sampah sudah kembali berjalan, sehingga penanganan di tingkat TPS dan ruas jalan mulai dapat dilakukan secara optimal.

“H+2 kemarin sebetulnya kita sudah mulai bisa mengirimkan lagi sampah ke Sarimukti. Alhamdulillah, jadi penanganan di TPS-TPS dan di rute jalan sudah mulai bisa dilakukan kembali,” tuturnya.

Menurut Salman, pada Hari H Lebaran dan H+1, TPA Sarimukti tidak menerima kiriman sampah karena libur operasional. Hal ini berdampak pada tertahannya pengangkutan di sejumlah titik.

Pemantauan aktif

“Pada saat Hari H itu TPA tutup, kemudian H+1 karena hari Minggu memang tidak menerima kiriman sampah. Baru pada H+2 kita sudah bisa kirim kembali ke Sarimukti,” imbuhnya.

BACA JUGA  Dishub Kota Malang Berangkatkan Mudik Gratis H-4 Lebaran

Pada H+2 DLH kata Salman, mengerahkan 1.025 personel yang terdiri dari 619 petugas penyapu dan 406 petugas angkutan. Mereka didukung 134 unit armada, meliputi 66 truk, 7 pikap, 57 motor sampah, 2 “road sweeper”, serta 2 alat berat.

Penanganan difokuskan di 71 titik pantau di seluruh Kota Bandung, terutama di kawasan dengan aktivitas tinggi seperti pusat kota, destinasi wisata, pasar, dan ruas jalan utama. Selain itu, DLH juga melakukan pemantauan aktif di 66 titik strategis.

“Kami juga melakukan pemantauan aktif di 66 titik strategis yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk kawasan pusat kota seperti Alun-alun, Braga, Gasibu dan Asia Afrika yang mengalami lonjakan aktivitas wisatawan. Secara visual memang ada peningkatan karena kunjungan wisatawan ke pusat kota cukup tinggi. Kita lihat di Asia Afrika dan Braga sampai malam masih ramai,” paparnya.

BACA JUGA  Desa Banyuraden Gunakan Thermal Decomposer System untuk Musnahkan Sampah

Keterbatasan kuota

Meski demikian, Salman mengakui penanganan sampah pada H+2 belum sepenuhnya tuntas. Hal ini disebabkan keterbatasan kuota pengiriman ke TPA Sarimukti, sehingga tidak semua TPS dapat langsung dibersihkan secara menyeluruh.

“Memang belum seluruh TPS itu ‘clear’. Tapi yang penting tidak meluber ke jalan, tidak mengganggu lalu lintas. Jadi kita kendalikan supaya tetap aman,” tandasnya.

Salman menyebut, untuk mempercepat penanganan, DLH mengerahkan tim taktis berjumlah 25 personel dengan dukungan armada seperti truk, pikap, motor sampah, “road sweeper”, dan alat berat. Tim ini difokuskan pada titik-titik dengan potensi penumpukan tinggi.

Belum optimal

Selain petugas DLH, penanganan sampah juga diperkuat oleh personel Gaslah dan Gober. Pada H+2 petugas Gaslah sudah mulai kembali beroperasi di sejumlah wilayah, meskipun belum sepenuhnya optimal.

BACA JUGA  DLH Kota Bandung Siapkan Layanan Angkut Sampah Besar Gratis

Beberapa kecamatan sudah mulai berjalan sesuai target pengumpulan sampah organik oleh Gaslah. Ia berharap, dengan kembali normalnya sistem pengangkutan hingga tingkat RW, potensi penumpukan sampah dapat segera teratasi.

Di sisi lain, fasilitas pengolahan sampah juga mulai kembali beroperasi. TPST Babakan Siliwangi dan fasilitas pengolahan di Gedebage telah menerima input sampah, hampir 8 ton. Ini cukup positif karena pengolahan juga sudah berjalan kembali.

Pengolahan di TPS 3R dan TPS skala lingkungan yang dikelola kewilayahan maupun kelompok swadaya masyarakat (KSM) juga mulai kembali optimal, membantu mengurangi beban pengangkutan ke TPA. (zahra/A-01)

 

Admin

Related Posts

Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

KAPOLRES Sidoarjo Kombes Dr Christian Tobing meraih penghargaan sebagai Tokoh Pelayanan Publik dan Kemitraan Media dalam ajang IJTI Awards 2026. Apresiasi tingkat nasional dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat…

DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

KANTOR Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur II (Kanwil DJP Jatim II) menyerahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial HT beserta barang bukti (Tahap II) ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo pada Kamis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

  • September 24, 2026
Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

  • September 24, 2026
DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai 411 Orang

  • September 24, 2026
Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai  411 Orang

Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

  • September 24, 2026
Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

Mahasiswa UPI Sumbang Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026

  • September 24, 2026
Mahasiswa UPI  Sumbang Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026

Tim Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Kategori Esai Ilmiah di IPB

  • September 24, 2026
Tim Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Kategori Esai Ilmiah di IPB