BNPB Percepat Huntara untuk Korban Bencana Aceh

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, Selasa (20/1), untuk memastikan progres pembangunan hunian sementara (huntara) berjalan sesuai target serta mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

Dalam kunjungannya, Suharyanto meninjau langsung lokasi pembangunan huntara di Desa Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Ia menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan huntara agar segera dapat dimanfaatkan oleh warga yang masih tinggal di pengungsian maupun hunian darurat.

Sejak hari pertama bencana, kata Suharyanto, BNPB telah hadir mendampingi pemerintah daerah dalam proses penanganan dan pemulihan.

Warga yang rumahnya mengalami rusak berat berhak menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per keluarga per bulan.

BACA JUGA  113 Gempa Susulan Guncang Poso, Warga Diminta Waspada

“Dana ini diberikan mulai Desember 2025 hingga pembangunan hunian tetap selesai, untuk membantu warga yang sementara tinggal di rumah kerabat atau sanak saudara,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan pokok seperti pangan dan logistik tetap menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah melalui posko bantuan di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa.

Untuk pembangunan hunian tetap (huntap), pemerintah akan melaksanakan secara terpusat bagi warga yang tidak memiliki lahan sendiri. Sementara itu, warga yang memiliki tanah dengan status jelas dapat membangun hunian secara mandiri dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah.

Warga juga diperbolehkan menambah material atau memperluas bangunan sesuai kemampuan masing-masing, sepanjang tetap memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

BACA JUGA  Banjir Bali: 9 Orang Tewas, 2 Hilang, Ratusan Warga Mengungsi

Program tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh warga terdampak bencana di Aceh memiliki tempat tinggal yang layak sehingga dapat segera melanjutkan kehidupan tanpa harus berlama-lama di pengungsian. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Tjiwi Kimia Berkomitmen Terapkan Ekonomi Sirkular

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan limbah yang inovatif. Perusahaan yang berdiri sejak 1970-an itu menekankan bahwa strategi mengubah sampah menjadi…

Ribuan Perangkat Desa di DIY Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

BELASAN ribu perangkat desa mulai dari lurah hingga perangkat desa bersama masyarakat menggelar kirab dan sowan (menghadap) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kagunan Dalem Pagelaran Kraton Yogyakarta, Kamis. Kegiatan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Electrik PLN Sukses Redam JPE di Laga Perdana Final Four Proliga

  • April 3, 2026
Electrik PLN Sukses Redam JPE di Laga Perdana Final Four Proliga

Tjiwi Kimia Berkomitmen Terapkan Ekonomi Sirkular

  • April 2, 2026
Tjiwi Kimia Berkomitmen Terapkan Ekonomi Sirkular

Bhayangkara Presisi Tancap Gas di Perdana Pembuka Final Four Proliga

  • April 2, 2026
Bhayangkara Presisi Tancap Gas di Perdana Pembuka Final Four Proliga

Lima Prodi Teknik UPN Veteran Yogyakarta Catat Persaingan Ketat

  • April 2, 2026
Lima Prodi Teknik UPN Veteran Yogyakarta Catat Persaingan Ketat

Ribuan Perangkat Desa di DIY Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

  • April 2, 2026
Ribuan Perangkat Desa di DIY  Ucapkan Tanggap Warsa ke Sri Sultan

Pemkot Jamin Gaji Karyawan Bandung Zoo dengan Skema Tenaga Ahli

  • April 2, 2026
Pemkot Jamin Gaji Karyawan Bandung Zoo dengan Skema Tenaga Ahli