Pemulihan Pasca Gempa di Kabupaten Garut Bisa Lebih Cepat

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan pemulihan pasca gempa di Kabupaten Garut bisa lebih cepat.

Sebab dampak gempa di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat tidak sebesar di Kabupaten Bandung.

“Bisa lebih cepat dengan ketersediaan data yang akurat dan tervalidasi,” ujar Suharyanto saat kunjungan kerja ke Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut beberapa waktu lalu.

Kecamatan Pasirwangi merupakan kecamatan terdampak besar gempa yang terjadi 18 September lalu.

Data rumah rusak harus tervalidasi by name, by address atau teridentifikasi nama dan alamatnya.

“Ini menjadi dasar kepada pemerintah daerah untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” lanjutnya.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh merespons dengan segera melakukan verifikasi dan validasi.

BACA JUGA  BNPB: 836 Meninggal, 509 Hilang Dampak Bencana Sumatra

“Kita sedang melaksanakan pendataan verifikasi dan validasi data kita punya 1.237 (rumah berdasarkan) data awal, “ kata  Aah dalam keterangan, Rabu (25/9).

Sedangkan untuk verifikasi dan validasi dimulai 21 September lalu. “Dari hasil veriikasi itu akan kita usulkan kepada BNPB untuk diberikan bantuan stimulan,” lanjut Aah.

BPBD Garut telah membangun dapur umum dan tempat pengungsian. Namun warga lebih memilih mengungsi secara mandiri ke rumah keluarga daripada ke posko pengungsian. “Tapi kebutuhan dasarnya kita support,” ucapnya.

BPBD juga masih menghitung total kerugian akibat bencana tersebut. Aah mengimbau masyarakat terdampak untuk bersabar, sambil menunggu proses verifikasi dan validasi.

Dia menegaskan bahwa BPBD akan terus mendukung kebutuhan dasar penyelenggara selama proses ini berlangsung.

BACA JUGA  Kajian Risiko Bencana tidak Semua Daerah Punya

“Insya Allah, selama menunggu, kebutuhan dasar akan kami penuhi. Jika ada hal mendesak, silakan hubungi pos kami di Desa Barusari atau di Kantor Kecamatan Pasirwangi,” tegas Aah.

Dampak Gempa Bumi di Kabupaten Garut

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 ini berdampak pada 6 kecamatan dan 23 desa di Kabupaten Garut.

Total ada 1.237 rumah terdampak dengan rincian Kecamatan Pasirwangi 1.136 rumah, Kecamatan Cisurupan 11 rumah, dan Kecamatan Cibiuk 1 rumah.

Kemudian Kecamatan Samarang 77 rumah, Kecamatan Sukareemi 11 rumah dan Kecamatan Tarogong Kaler 1 rumah.

BNPB menyiapkan skema bantuan dana tunggu hunian (DTH) kepada keluarga. Sehingga mereka tidak terlalu lama di pengungsian atau pun menumpang di kerabatnya.

BACA JUGA  Evakuasi di Ponpes Al Khoziny Tuntas, 63 Jenazah Ditemukan

DTH yang akan diberikan sebesar Rp500 ribu per keluarga selama 6 bulan.

Ini dapat dimanfaatkan para keluarga terdampak untuk menyewa rumah atau meringankan beban kerabat yang rumahnya ditumpangi sementara. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

KABUPATEN Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki jalan sepanjang 733,67 kilometer yang terdiri dari 371 ruas jalan. Dari panjang jalan yang mencapai lebih dari 722 kilometer tersebut, yang dalam kondisi sangat…

Dewan Juri dan MC di LCC Empat Pilar Kalbar Resmi Dinonaktifkan

SEKRETARIAT Jenderal MPR RI meminta maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

Mengenali Apa Itu Hantavirus

  • May 13, 2026
Mengenali Apa Itu Hantavirus

Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

  • May 13, 2026
Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

  • May 13, 2026
Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

  • May 13, 2026
Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

Dibekuk Jepang, Timnas U-17 Indonesia Gagal ke Piala Dunia

  • May 13, 2026
Dibekuk Jepang, Timnas U-17 Indonesia Gagal ke Piala Dunia