Kayu Hanyutan Dukung Huntara di Aceh dan Sumut

KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus mengintensifkan pemanfaatan kayu hanyutan pascabencana hidrometeorologi untuk pembangunan huntara di Aceh Utara dan Sumatra Utara.

Di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Kemenhut mengerahkan 87 personel dengan dukungan 38 unit alat berat. Rinciannya, 30 unit alat berat milik Kemenhut terdiri atas 14 ekskavator capit, 11 ekskavator bucket, dan 5 unit dozer.

Selain itu, didukung 7 unit alat berat dari TNI, yakni 1 buldoser, 1 ekskavator bucket, dan 5 ekskavator capit, serta 1 unit ekskavator dan 1 dump truck dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kegiatan di Aceh Utara difokuskan pada pemilahan kayu hanyutan di sekitar halaman rumah warga agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Subhan menyampaikan, hingga 8 Januari 2026 tim Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Aceh telah mengukur sebanyak 769 batang kayu hanyutan dengan total volume mencapai 1.260,49 meter kubik yang dinilai layak dimanfaatkan.

BACA JUGA  Godok Investasi Objek Wisata Seribu Gua, Pemkab Humbahas Diminta Bersinergi

“Kayu hanyutan ini kami arahkan langsung untuk mendukung pembangunan hunian sementara (huntara) dan kebutuhan pemulihan masyarakat,” ujar Subhan, Jumat (9/1).

Huntara di Aceh dan Sumut dipercepat

Pemanfaatan kayu di Aceh Utara telah digunakan oleh lembaga Rumah Zakat untuk pembangunan sembilan unit huntara.

Dari jumlah tersebut, delapan unit masih dalam proses pembangunan dan satu unit telah selesai. Selain itu, sebanyak 54 personel Kemenhut bersama Saka Wanabakti turut melakukan pembersihan fasilitas pendidikan, termasuk lima ruang kelas di SDN 14 Langkahan.

Sementara itu, di Sumatra Utara, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara Novita Kusuma Wardani menjelaskan bahwa penanganan kayu hanyutan di Desa Garoga, Huta Godang, dan Aek Ngadol dilakukan secara bertahap dan terukur.

BACA JUGA  Petugas Disbudpar Samosir Minta Jaminan Keamanan Saat Bertugas

“Pemilahan kayu hanyutan hampir rampung dan diarahkan sepenuhnya sebagai bahan pembangunan hunian sementara,” kata Novita.

Per 8 Januari 2026, pemilahan kayu hanyutan di wilayah Garoga telah mencapai 100 persen di Garoga I, Garoga II, dan Garoga III, serta 80 persen di jalur Desa Garoga-Huta Godang-Aek Ngadol.

Pada hari tersebut, hasil pengolahan kayu mencapai 228 keping dengan volume 3,1560 meter kubik.

Dengan demikian, total akumulasi kayu yang telah diolah mencapai 793 keping dengan volume 12,0035 meter kubik, yang diperuntukkan bagi pembangunan huntara di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.

Selain pemanfaatan kayu hanyutan, kegiatan di Sumatera Utara juga mencakup penataan lingkungan dan land clearing untuk rencana pembangunan hunian sementara dan hunian tetap.

BACA JUGA  Impian Raja Pulang Kampung Membangun Ekonomi Desa

Kegiatan tersebut dilakukan di areal PTPN IV Desa Aek Pining dengan luas rencana sekitar 15 hektare. Hingga saat ini, realisasi pembukaan lahan telah mencapai sekitar 1,028 hektare. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

KREATIVITAS mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam program Pembelajaran Luar Kampus (PLK) berhasil mengolah limbah kulit bawang merah menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan bernilai guna. Inisiatif…

Pangkas Birokrasi, Satlantas Polresta Sidoarjo Terjunkan Pendamping

SATLANTAS Polresta Sidoarjo resmi mengoperasikan layanan petugas pendamping khusus di Kantor Samsat Sidoarjo dan Samsat Trosobo guna mempercepat alur birokrasi kendaraan bermotor. Para personel yang bertugas dilengkapi dengan atribut khusus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Surat dan Foto-foto The Beatles Era Awal Dipamerkan di Hamburg

  • May 4, 2026
Surat dan Foto-foto The Beatles Era Awal Dipamerkan di Hamburg

PSS Resmi Promosi, Persipura Harus Bersaing dengan Adhyaksa FC di Play-off

  • May 3, 2026
PSS Resmi Promosi, Persipura Harus Bersaing dengan Adhyaksa FC di Play-off

Takluk dari Dewa United, Semen Padang Resmi Degradasi

  • May 3, 2026
Takluk dari Dewa United, Semen Padang Resmi Degradasi

Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

  • May 3, 2026
Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

Pertamina Berkomitmen Perkuat Pengawasan Distribusi LPG

  • May 3, 2026
Pertamina Berkomitmen Perkuat Pengawasan Distribusi LPG

Kota Bandung Mulai Kondusif, Aparat Masih Lakukan Pengamanan

  • May 3, 2026
Kota Bandung Mulai Kondusif, Aparat Masih Lakukan Pengamanan