BNPB Percepat Huntara untuk Korban Bencana Aceh

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, Selasa (20/1), untuk memastikan progres pembangunan hunian sementara (huntara) berjalan sesuai target serta mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

Dalam kunjungannya, Suharyanto meninjau langsung lokasi pembangunan huntara di Desa Manyang Lancok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Ia menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan huntara agar segera dapat dimanfaatkan oleh warga yang masih tinggal di pengungsian maupun hunian darurat.

Sejak hari pertama bencana, kata Suharyanto, BNPB telah hadir mendampingi pemerintah daerah dalam proses penanganan dan pemulihan.

Warga yang rumahnya mengalami rusak berat berhak menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per keluarga per bulan.

BACA JUGA  Evakuasi di Ponpes Al Khoziny Tuntas, 63 Jenazah Ditemukan

“Dana ini diberikan mulai Desember 2025 hingga pembangunan hunian tetap selesai, untuk membantu warga yang sementara tinggal di rumah kerabat atau sanak saudara,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan pokok seperti pangan dan logistik tetap menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah melalui posko bantuan di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa.

Untuk pembangunan hunian tetap (huntap), pemerintah akan melaksanakan secara terpusat bagi warga yang tidak memiliki lahan sendiri. Sementara itu, warga yang memiliki tanah dengan status jelas dapat membangun hunian secara mandiri dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah.

Warga juga diperbolehkan menambah material atau memperluas bangunan sesuai kemampuan masing-masing, sepanjang tetap memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

BACA JUGA  BNPB: Ratusan Rumah Rusak Dampak Banjir di Sukabumi

Program tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh warga terdampak bencana di Aceh memiliki tempat tinggal yang layak sehingga dapat segera melanjutkan kehidupan tanpa harus berlama-lama di pengungsian. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui edukasi langsung, penyampaian imbauan, dan pembagian…

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

PSSI Pers kembali menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 yang diikuti 16 tim dari berbagai media nasional. Memasuki edisi kelima, turnamen ini menjadi salah satu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

  • October 28, 2026
Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

  • October 28, 2026
Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

  • October 27, 2026
Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

  • October 27, 2026
The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang