Pemprov Jateng Perkuat Pengembangan Wisata Ramah Muslim

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah terus menggenjot pengembangan wisata ramah muslim atau wisata halal di berbagai daerah. Upaya ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan wisatawan terhadap kenyamanan beribadah, jaminan kehalalan kuliner, serta lingkungan wisata yang tertata dan inklusif bagi umat Muslim.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, usai menerima audiensi Gerakan Entrepreneur Ekonomi Muslimah Indonesia (GEEMI) di ruang kerjanya, Selasa (6/1).

“Pemprov Jawa Tengah memproyeksikan pengembangan perhotelan ramah muslim dengan sejumlah syarat mendasar. Di antaranya tidak menyediakan makanan dan minuman nonhalal, tidak menyediakan minuman beralkohol, tersedianya fasilitas ibadah yang memadai, hingga kolam renang terpisah antara laki-laki dan perempuan,” ujar Taj Yasin.

BACA JUGA  OJK Jawa Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Ia menambahkan, ke depan pemerintah daerah akan menyiapkan label khusus bagi hotel yang telah memenuhi kriteria sebagai akomodasi ramah muslim.

“Nanti akan ada label, apakah hotel itu sudah memenuhi kelayakan sebagai hotel ramah muslim atau belum,” imbuhnya.

Selain sektor perhotelan, Pemprov Jateng juga mengembangkan kawasan dan destinasi wisata ramah muslim di sejumlah wilayah. Meski belum merata, beberapa daerah telah menyatakan komitmen untuk mengadopsi konsep tersebut.

“Salah satu contohnya adalah Tawangmangu. Infrastruktur sudah mapan, mulai dari oleh-oleh, kafe, hingga kuliner ramah muslim yang tertata dengan baik. Ini diharapkan menjadi pilot project bagi daerah lain,” jelas Taj Yasin.

Adapun wilayah lain yang disiapkan untuk mengikuti pengembangan serupa antara lain Ungaran, Magelang, Wonosobo, dan Kota Semarang.

BACA JUGA  Jalan Pemalang-Bantarbolang Kini Mulus, Warga Bahagia

Wisata Ramah Muslim untuk tingkatkan kunjungan wisatawan

Menurut Taj Yasin, pengembangan wisata ramah muslim di Jawa Tengah juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Berbagai survei telah dilakukan, mencakup sektor kuliner, perhotelan, hingga destinasi wisata, dengan harapan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Timur Tengah, serta wisatawan dari pesantren dan lembaga pendidikan berbasis Islam, yang memilih destinasi ramah muslim,” ungkapnya.

Komitmen Pemprov Jateng dalam pengembangan wisata ramah muslim tidak hanya berfokus pada destinasi, tetapi juga penguatan ekosistem pendukung. Upaya tersebut meliputi pengawasan sertifikasi halal di Rumah Potong Ayam (RPA) dan Rumah Potong Hewan (RPH), pengembangan profesi Tukang Jagal Halal (Kang Jalal), serta program pendukung lainnya.

BACA JUGA  TNI dan Pemprov Jawa Tengah Bangun Pompa Hidram

Langkah ini sejalan dengan 11 program prioritas Ahmad Luthfi-Taj Yasin, salah satunya mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi syariah melalui penguatan regulasi dan pengembangan wisata ramah muslim di Jawa Tengah. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

SELAMA  pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Satgas Preemtif dari Ditbinmas Polda Jateng terus membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan difokuskan pada penanaman…

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

MENDEKATI volume perjalanan kereta api yang melonjak pada masa Angkutan Lebaran 2026, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyelenggarakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Menurut Manager Humas PT KAI Daop 6…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

  • February 11, 2026
Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

  • February 10, 2026
Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295