
CUPLIKAN adegan dari serial Tom Clancy’s Jack Ryan kembali viral di media sosial. Adegan tersebut menampilkan karakter utama yang diperankan John Krasinski menyampaikan pidato tajam tentang peta geopolitik Venezuela, yang kini disebut banyak warganet sebagai “profetik” menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat.
Adegan tersebut berasal dari musim kedua serial Jack Ryan yang tayang di Amazon Prime Video pada 2019. Dalam cuplikan itu, karakter Jack Ryan, seorang analis CIA mengajukan pertanyaan kepada sekelompok personel CIA.
“Apa menurut kalian ancaman terbesar bagi tatanan dunia?” tanyanya.
“Pasti Rusia,” jawab salah satu peserta. Jack Ryan kemudian menimpali, “Siapa lagi?”
“China,” jawab lainnya, sebelum Ryan melanjutkan, “Venezuela? Tidak ada yang menganggap Venezuela ancaman? Oke. Negara mana yang memiliki cadangan minyak terbesar di planet ini? Lebih besar dari Arab Saudi, lebih besar dari Iran,” ujarnya sambil menunjuk grafik yang menggambarkan kekayaan sumber daya alam Venezuela.
Dalam adegan yang kini viral tersebut, Ryan melanjutkan bahwa Venezuela juga memiliki cadangan emas yang bahkan disebut lebih besar dari seluruh tambang di Afrika jika digabungkan. Ia menyebut Venezuela sebagai salah satu negara dengan sumber daya minyak dan mineral terbesar di dunia.
“Lalu mengapa negara ini justru berada di tengah salah satu krisis kemanusiaan terbesar dalam sejarah modern?” kata Ryan. “Di berita, mereka menyebutnya krisis. Di panggung dunia, itu disebut negara gagal. Contoh negara gagal lainnya dalam sejarah modern adalah Yaman, Irak, dan Suriah.”
Ia kemudian menambahkan bahwa Venezuela juga merupakan satu-satunya negara dalam kategori tersebut yang berada dalam jangkauan 30 menit peluncuran rudal nuklir generasi baru ke Amerika Serikat.
“Anda tidak akan mendengar ini di berita, karena para pemain besar dunia tidak ingin Anda mengetahuinya. Rusia dan China tidak akan pernah menjadi ancaman terbesar, sampai negara seperti Venezuela membuka pintu ancaman di halaman belakang kita sendiri,” tutupnya.
Jack Ryan pernah membahas Venezuela secara fiksi
Serial Tom Clancy’s Jack Ryan diadaptasi dari novel-novel karya Tom Clancy, yang pertama kali diterbitkan melalui The Hunt for Red October pada 1984. Clancy, yang meninggal dunia pada 2013, menulis buku terakhir dalam seri tersebut berjudul Command Authority bersama Mark Greaney. Waralaba ini dikenal mengangkat berbagai krisis geopolitik fiktif yang kerap bersinggungan dengan realitas global.
Serial Jack Ryan sendiri memodernisasi tema-tema geopolitik era 1980-an agar relevan dengan konteks masa kini. Dalam wawancara dengan Deadline, salah satu kreator serial, Carlton Cuse, menanggapi viralnya kembali adegan tersebut.
“Sebagai pencerita, yang selalu mengejutkan adalah betapa sering peristiwa dunia nyata menyusul fiksi,” ujar Cuse. “Tujuan musim itu bukan ramalan, melainkan masuk akal secara geopolitik. Ketika cerita dibangun di atas dinamika nyata, realitas sering kali membuatnya terasa berirama.”
Cuse menegaskan bahwa dirinya bersama Graham Roland tidak bermaksud menyampaikan pernyataan politik.
“Kami hanya menceritakan thriller fiksi berbasis karakter yang berakar pada relevansi strategis Venezuela selama bertahun-tahun. Kami memotret Venezuela sebagai negara yang sejak lama berada dalam ketegangan antara idealisme demokrasi, realitas ekonomi, dan kepentingan geopolitik, di mana setiap pilihan tidak pernah sederhana,” ujarnya seperti dilansir People. (*/S-01)







