TNI dan Pemprov Jawa Tengah Bangun Pompa Hidram

GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi peran TNI Angkatan Darat (TNI AD) dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pembangunan Pompa Hidraulic Ram (Hidram) bagi sektor pertanian di daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan Luthfi saat mendampingi Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak dalam peresmian Pompa Hidram TNI Manunggal Air Pertanian di Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Kamis (13/11).

“Terima kasih kepada seluruh jajaran TNI yang telah berkontribusi besar dalam mendukung swasembada pangan. Air sangat penting karena Jawa Tengah merupakan lumbung pangan nasional. Ini bagian penting dari kebijakan pemerintah pusat,” kata Luthfi.

Ia menambahkan, Pemprov Jateng menindaklanjuti program tersebut bersama jajaran teritorial TNI mulai dari Kodim hingga Koramil agar pelaksanaannya di lapangan berjalan optimal.
“Momen ini luar biasa bagi kami. Ini memperkuat sinergi antara kabupaten/kota dengan TNI,” ujarnya.

BACA JUGA  Festival Jenang Selalu Hadir di Setiap Hajatan di Kota Solo

Menurutnya, manfaat pompa hidram akan terasa maksimal saat musim kemarau, karena sebagian wilayah Jateng saat ini masih mengalami curah hujan tinggi.

Sementara itu, Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya program pengairan di Rawalo.
“Sampai sekarang sudah ada 1.004 hektare lahan yang bisa diairi, sehingga petani dapat menanam dua hingga tiga kali setahun,” jelasnya.

Maruli menegaskan, program ini akan terus diperluas di Jawa Tengah dengan dukungan Gubernur, Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR, serta instansi lain untuk mempercepat pencapaian target ketahanan pangan nasional.
“Mudah-mudahan program Presiden di bidang pangan, terutama yang tadah hujan, bisa berjalan selaras,” tambahnya.

Pompa hidram di Banyumas

Selain pengairan, KSAD juga menyoroti program air bersih yang telah dijalankan TNI AD sejak 2022 di Banyumas, mencakup hampir 80 titik sumber air serta bantuan bagi ratusan rumah tidak layak huni (RTLH).
“Perubahan dari program ini luar biasa, dan di luar program pemerintah daerah. Saya berharap Banyumas bisa menjadi contoh,” ujarnya.

BACA JUGA  Garuda Indonesia Siap Promosikan Pariwisata Jawa Tengah

Penanggung jawab program, Mayor CPN Yohanes Tito, menjelaskan bahwa sistem pompa hidram dibangun berdasarkan survei teknis atas potensi Bendungan Gerak Serayu dengan debit air 21.000 liter per detik. Air dialirkan melalui pipa berdiameter 24 dan 25 inci menuju bak utama berukuran 10×4×2 meter.

Sebanyak 44 unit pompa hidram menghasilkan debit 109,72 liter per detik, mampu mengairi 717 hektare sawah tadah hujan di tiga desa — Pesawahan, Sidamulih, dan Tipar. Sistem ini beroperasi tanpa energi listrik, sehingga tidak menambah biaya bagi masyarakat.

Ke depan, sinergi antara Pemprov Jawa Tengah dan TNI AD akan terus diperluas untuk memperkuat akses air irigasi, mendukung ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan petani desa.

BACA JUGA  Pemprov Jateng Sigap Respon Banjir Grobogan

Usai peresmian, Gubernur Ahmad Luthfi juga menjadi narasumber dalam kegiatan Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat 2025. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan