Jateng Catat 70 Persen Badan Publik Masuk Kategori Informatif

UPAYA peningkatan keterbukaan informasi publik di Jawa Tengah menunjukkan tren positif. Ketua Komisi Informasi (KI) Jateng, Indra Ashoka, menyebut lebih dari 70 persen badan publik tingkat kabupaten/kota telah masuk kategori informatif.

“Jawa Tengah ini sudah cukup baik. Mungkin lebih dari 70 persen sudah informatif,” ujar Indra usai beraudiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis (4/12).

Indra menjelaskan, banyak badan publik kini aktif mengunggah informasi melalui situs web dan media sosial, sehingga akses masyarakat semakin luas. Ia menegaskan peran strategis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) agar informasi dapat diakses kapan pun.

Saat ini, KI Jateng tengah melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) keterbukaan informasi publik. Tahun ini terdapat 189 badan publik yang mengikuti Monev, dan 102 di antaranya lolos hingga tahap uji publik, dengan kategori penilaian mulai menuju informatif, cukup informatif, hingga informatif.

BACA JUGA  Dua Hari Terjebak Banjir, Sopir Truk Dapat Bantuan Makanan

Gubernur Ahmad Luthfi mengapresiasi pelaksanaan Monev dan menyebut informasi serta komunikasi menjadi kebutuhan utama pemerintah dan masyarakat. Ia memastikan siap hadir dalam malam penganugerahan keterbukaan informasi pada 16 Desember 2025.

Kepala Diskominfo Jateng, Agung Hariyadi, menambahkan bahwa Pemprov Jateng terus memperkuat ekosistem keterbukaan informasi melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk penyediaan Rumah Rakyat serta integrasi layanan dalam platform Jateng Ngopeni Nglakoni yang memfasilitasi aduan, aspirasi, dan permintaan informasi.

“Semua ini bagian dari upaya membuka transparansi seluas-luasnya agar masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan dan memperoleh informasi dengan mudah,” ujarnya.

Selama tujuh tahun berturut-turut, Jawa Tengah meraih predikat Provinsi Informatif pada Monev Keterbukaan Informasi Publik tingkat nasional. Tahun ini, Pemprov Jateng menargetkan mempertahankan gelar tersebut untuk kedelapan kalinya. (Htm/S-01)

BACA JUGA  Pemprov Jateng Siap Umumkan UMP dan UMSP 2026

Siswantini Suryandari

Related Posts

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

SELAMA  pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Satgas Preemtif dari Ditbinmas Polda Jateng terus membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan difokuskan pada penanaman…

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

MENDEKATI volume perjalanan kereta api yang melonjak pada masa Angkutan Lebaran 2026, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyelenggarakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Menurut Manager Humas PT KAI Daop 6…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

  • February 11, 2026
Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

  • February 10, 2026
Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295