Kejari Sidoarjo Sita Uang Korupsi Desa Entalsewu

KEJAKSAAN Negeri Sidoarjo menyita uang barang bukti dugaan kasus korupsi dana bantuan pihak ketiga kepada Pemerintah Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo sekitar Rp951 juta, Selasa (16/9). Uang tersebut hanya sebagian dari total dugaan korupsi senilai Rp3,6 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sidoarjo Jhon Franky Yanafia Ariandi mengatakan, penyitaan dilakukan setelah pihaknya menerima pengembalian uang dari beberapa pihak yang sebelumnya menguasai dana tersebut.

Pihak-pihak yang mengembalikan adalah sejumlah orang yang awalnya dipercaya tersangka untuk menerima transferan uang bantuan pihak ketiga tersebut.

“Kami hari ini telah melakukan penyitaan uang tunai sebesar Rp951.000.500. Uang ini merupakan bagian dari dana bantuan pihak ketiga sebesar Rp3,6 miliar yang disalahgunakan oleh pemerintah Desa Entalsewu,” kata Jhon Franky.

BACA JUGA  Alih Fungsi Tanah Kas Desa Damarsi Jadi Kos-kosan Diduga Salahi Prosedur

Rekening pribadi

Menurut Franky, sebagian besar dana bantuan telah digunakan tidak sesuai peruntukan, bahkan sebagian disimpan di rekening pribadi atas perintah kepala desa yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Uang ini sebelumnya dikuasai secara pribadi. Hari ini kita baru bisa menyelamatkan atau mengambil kembali Rp951 juta tersebut,” kata Franky.

Franky menambahkan, pengembalian dana juga berasal dari beberapa ketua RT dan RW dengan jumlah bervariasi. Ada yang nilainya puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Pihak Kejari mengimbau agar semua pihak yang menerima dana tanpa dasar yang sah segera mengembalikan.

“Kami berharap pihak-pihak lain yang menerima uang tersebut bisa segera mengembalikan sesuai dengan ketentuan. Nantinya dana ini akan diproses masuk ke APBDes dan diperuntukkan bagi pembangunan desa,” tegas Franky.

BACA JUGA  Jelang Nataru, Petugas Periksa Bus dan Urine para Sopir di Terminal Purabaya

Proses hukum

Franky menambahkan, proses hukum tetap berjalan meskipun ada pengembalian uang. Artinya upaya pengembalian dana tidak otomatis menghapus pertanggungjawaban pidana para tersangka.

“Kami akan melihat substansi permasalahannya. Proses hukum tetap berjalan meskipun ada pengembalian, karena korupsi ini jelas merugikan keuangan negara dan masyarakat,” tegas Franky.

Kasus dugaan korupsi ini telah menyeret Kepala Desa Entalsewu Sukriwanto dan Ketua BPD Asrudin sebagai tersangka. Kasus ini bermula ketika pihak ketiga PT Cahaya Fajar Abaditama (CFA) sebagai pengembang Perumahan Citra Garden memberikan dana bantuan kepada Pemerintah Desa Entalsewu tahun 2022.

Pendapatan desa

Saat itu disepakati dana untuk pembangunan di Desa Entalsewu dalam bentuk uang tunai sebesar Rp3,6 miliar.

BACA JUGA  Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV

Namun ternyata Pemerintah Desa Entalsewu tidak memasukan bantuan pihak ketiga itu ke dalam Anggaran Pendapatan Desa (APBDes) tahun 2022 sebagai pendapatan desa.

Selain itu pengelolaan dana bantuan tidak sesuai peruntukan, dan tidak melalui mekanisme pengelolaan keuangan desa yang sesuai peraturan perundangan. Justru dana bantuan pihak ketiga dipergunakan untuk kepentingan pribadi. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menutup operasional PT Mas Putih Belitung yang mengelola tambang di Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang pada Selasa (15/9/2026). Penutupan ditandai dengan pemasangan Satpol PP Line…

83 Warga Sumberharjo Prambanan Terima Serat Kekancingan Tanah Kasultanan

PENGHAGENG Kawedanan Hageng Punakawan Datu Dana Suyasa, GKR Mangkubumi menyerahkan Serat Kekancingan yang diawali dengan Serat Palilah kepada 83 warga Padukuhan Sengir Kalurahan Sumberharjo, Prambanan, Sleman. Mereka adalah warga kawasan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

  • September 16, 2026
Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

  • September 16, 2026
UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

83 Warga Sumberharjo Prambanan Terima Serat Kekancingan Tanah Kasultanan

  • September 16, 2026
83 Warga Sumberharjo Prambanan Terima Serat Kekancingan Tanah Kasultanan

Dekan Fakultas Peternakan UGM Dipercaya Pimpin AAACU

  • September 16, 2026
Dekan Fakultas Peternakan UGM Dipercaya Pimpin AAACU

UIN Sunan Kalijaga Raih Tiga Penghargaan UI GreenMetric

  • September 16, 2026
UIN Sunan Kalijaga Raih Tiga Penghargaan UI GreenMetric

Wagub Jabar Minta Mahasiswa Baru Ikopin Jaga Eksistensi Koperasi

  • September 16, 2026
Wagub Jabar Minta Mahasiswa Baru Ikopin Jaga Eksistensi Koperasi