
KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan penghargaan kepada Polresta Sidoarjo atas keberhasilannya mengungkap kasus dugaan korupsi desa dalam proses seleksi perangkat desa di Kabupaten Sidoarjo, tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa PDTT Yandri Susanto di kantor Kemendes PDTT, Rabu (30/7). Turut hadir mendampingi, Wakil Menteri Desa PDTT Ahmad Riza Patria.
Menteri Yandri menyampaikan bahwa perangkat desa memiliki peran penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan pro-rakyat.
“Kita semua satu tim. Tujuan kita adalah menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan desa sejahtera. Jika desa berhasil dibangun, berarti kita telah turut membangun bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah Polresta Sidoarjo selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Polri untuk terus mendukung pembangunan desa yang bersih dari praktik korupsi.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk berkomitmen lebih dalam mendukung pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat. Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan guna menciptakan birokrasi yang bersih,” ujarnya, Kamis (31/7).
Selain Polresta Sidoarjo, penghargaan juga diberikan kepada Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto dan jajarannya atas inisiatif Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), yang dinilai berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.







