Forkopimda Sidoarjo Tanam Jagung di Ponpes Bumi Sholawat

FORUM Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo melakukan tanam jagung bersama, di lahan milik Pondok Pesantren Bumi Sholawat.

Mereka juga menyerahkan bantuan sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Presiden kepada kelompok tani.

Kegiatan tanam jagung bersama di Pondok Pesantren Bumi Sholawat dihadiri Bupati Sidoarjo Subandi serta sejumlah anggota Forkopimda Sidoarjo. Termasuk pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat KH Agoes Ali Masyuri dan santri.

Kegiatan tanam jagung ini dalam rangka untuk mendukung program Swasembada Pangan, yang telah dicanangkan Presiden Prabowo.

Kerja sama dengan berbagai pihak termasuk dunia pesantren, diharapkan bisa mempercepat tercapainya swasembada pangan di tanah air.

Di wilayah Sidoarjo sendiri ditargetkan, akan menanam jagung di atas lahan nganggur, seluas 550 hektare. Tanam jagung dilakukan bertahap, seperti di Ponpes Bumi Sholawat ada dua hektare.

BACA JUGA  Pedagang Pujasera Balongbendo Meninggal Mendadak

“Semoga Kabupaten Sidoarjo dapat menjalankan visi misi Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai dengan baik. Dengan penanaman jagung bersama santri ini, semoga ke depannya Sidoarjo menjadi penghasil jagung di Jawa Timur,” kata Subandi, Rabu (6/8).

Selain menanam jagung, Forkopimda ini juga menyerahkan bantuan presiden, berupa alat dan mesin pertanian atau alsintan. Alsintan tersebut diserahkan kepada sejumlah kelompok tani.

Bantuan alsintan ini dapat menggerakan dan menunjang pertanian yang ada di Kabupaten Sidoarjo menjadi lebih praktis dan efisien.

“Dengan bantuan alat-alat pertanian ini, kita menggerakan seluruh pertanian untuk memudahkan sistem kerja para tani agar hasil panen lebih bagus, tenaga kerja dapat diserap dengan baik dan pendapatan yang lebih baik. Jadi sangat menunjang kegiatan pertanian di Kabupaten Sidoarjo,” kata Subandi.

BACA JUGA  Teaching Factory SMKN 1 Buduran Cetak Lulusan Siap Kerja

Subandi juga mengapresiasi sinergi antara aparat keamanan dan lembaga keagamaan dalam membangun ketahanan pangan lokal.

Kolaborasi seperti ini perlu terus diperluas sebagai bagian dari gerakan nasional swasembada pangan yang berkelanjutan. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

BANK Indonesia Tasikmalaya bersama pemerintah daerah di Priangan Timur meluncurkan aplikasi terbaru Sindang (Sinergi Data Ngahiji) Priangan Timur. Platform ini mengintegrasikan data harga dan pasokan pangan lintas daerah serta dilengkapi…

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00

Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

  • July 30, 2026
Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas