Teaching Factory SMKN 1 Buduran Cetak Lulusan Siap Kerja

TEACHING Factory (TeFa) SMK Negeri 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo, terus membuktikan perannya dalam mencetak lulusan yang siap kerja di dunia industri sekaligus berjiwa wirausaha.

Kepala SMK Negeri 1 Buduran, Agustina, mengatakan keberadaan teaching factory menjadi solusi atas kesenjangan antara kompetensi lulusan SMK dengan kebutuhan industri.

“Bagaimana menjembatani agar sesuai dengan keinginan industri. Link and match itu penting, karena selama ini lulusan susah mencari kerja, sementara perusahaan juga kesulitan mendapatkan karyawan yang sesuai,” ujar Agustina saat peluncuran Teaching Factory Pawon Satu, Selasa sore (30/12).

Agustina mengakui masih banyak lulusan SMK yang belum sepenuhnya memenuhi standar dunia industri. Karena itu, sekolah harus menyiapkan siswa sejak dini melalui pembelajaran berbasis praktik nyata.

BACA JUGA  Dua Awak Bus Positif Narkoba di Terminal Purabaya

“Harus disiapkan dari sekolah agar mereka siap praktik kerja lapangan dan masuk dalam database industri. Ini membutuhkan kerja sama antara sekolah, pemerintah, industri, masyarakat, dan media,” katanya.

Teaching factory pelatihan dari hulu hingga hilir

Melalui teaching factory, siswa tidak hanya dilatih memproduksi barang atau jasa, tetapi juga memahami proses pemasaran dan daya saing produk di pasar. Sekolah juga membekali siswa dengan kemampuan kewirausahaan, mulai dari pelayanan pelanggan hingga penanganan keluhan konsumen.

“Siswa tidak hanya memproduksi, tetapi juga melayani customer, meng-handle komplain, hingga mengurus perizinan usaha dan sertifikasi halal bagi produk mereka,” jelas Agustina.

teaching factory menjadi solusi lulusan SMK siap kerja
Teaching Factory (TeFa) SMK Negeri 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo, terus membuktikan perannya dalam mencetak lulusan yang siap kerja di dunia industri sekaligus berjiwa wirausaha. (MN/OTW)

SMK Negeri 1 Buduran dikenal sebagai sekolah dengan beragam teaching factory. Salah satunya Restoran Pawon Satu yang melayani berbagai pesanan kuliner.

BACA JUGA  KY Pantau Sidang Dugaan Pelecehan Seksual Perwira TNI AL

“Restoran Pawon Satu bisa melayani 100 hingga 200 pesanan per hari. Bahkan pernah menerima pesanan empat ribu paket bakery dan tiga ribu paket nasi dalam satu hari,” ungkapnya.

Restoran tersebut juga menyuplai kebutuhan kuliner Hotel Edotel (Education Hotel) yang berada di lingkungan SMK Negeri 1 Buduran. Edotel ini dikelola dengan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga sekolah memiliki keleluasaan dalam pengelolaan keuangan operasional.

Selain sebagai unit usaha, Edotel difungsikan sebagai sarana pembelajaran praktik bagi siswa jurusan perhotelan agar siap bekerja sesuai standar industri.

“Tujuannya bukan semata mencari keuntungan, tetapi sebagai tempat praktik nyata bagi siswa,” tambah Agustina.

Selain Pawon Satu dan Edotel, SMK Negeri 1 Buduran juga memiliki teaching factory lain, seperti Kopi Satu, salon kecantikan, jasa travel pariwisata, hingga unit busana atau butik. (OTW/S-01)

BACA JUGA  Wakil Bupati Sidoarjo Kaget 80 Orang Urus Cerai Setiap Harinya

Siswantini Suryandari

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan