Bupati Samosir Usul 500 Unit Rumah Bersubsidi ke Kementerian PKP

MENTERI Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengajak anggota DPR RI dan para kepala daerah untuk mendukung pelaksanaan program rumah bersubsidi. Tujuannya yakni mengurangi backlog perumahan dan mendorong kesejahteraan masyarakat melalui hunian yang layak dan berkualitas.

Dalam menanggapi ajakan tersebut, Bupati Samosir, Sumatera Utara, Vandiko T. Gultom menyatakan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Samosir untuk menyukseskan program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Hal itu disampaikan Vandiko dalam diskusi bersama Menteri PKP Maruarar Sirait di Kantor Kementerian PKP, Wisma Mandiri II, Jakarta, Kamis (31/7).

Dalam kesempatan itu, Vandiko secara resmi mengusulkan pembangunan 500 unit rumah bersubsidi di Kabupaten Samosir, dengan estimasi anggaran sekitar Rp10 miliar. Proposal tersebut diserahkan langsung kepada Menteri PKP.

BACA JUGA  Hadiah Piala Presiden Naik Jadi Rp5,25 M

“Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya para pegawai yang membutuhkan rumah layak huni. Kami siap mendukung dan mendorong agar program ini berjalan dengan baik di Samosir,” tegas Vandiko.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PKP atas komitmennya dalam pengalokasian program rumah subsidi. Vandiko berharap dukungan kementerian tetap berlanjut agar pembangunan ke depan sesuai regulasi dan bantuan subsidi benar-benar tepat sasaran.

Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan target 3 juta rumah bersubsidi, terutama melalui skema KPR FLPP dan KUR Perumahan yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia juga menyoroti potensi aset milik pemerintah daerah yang bisa dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan rumah bagi pegawai maupun masyarakat umum, serta pentingnya pelibatan pengusaha lokal dalam pembangunan tersebut.

BACA JUGA  7 Orang Meninggal, 17 Hilang dalam Bencana Longsor di Taput

“KUR Perumahan ini sangat berdampak positif bagi masyarakat dan ekonomi daerah. Regulasi dari Kementerian PKP juga sudah siap dan telah disinkronisasi dengan Kementerian Keuangan dan Kemenko Perekonomian. Kapan pun dipanggil untuk rapat, kami siap,” ujar Maruarar. (Satu/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

KAWASAN destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko menghadirkan liburan nyaman penuh makna untuk pengalaman wisata yang memadukan kekayaan warisan budaya, kreativitas seni, hingga aktivitas interaktif…

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak