Pemprov Jateng Gaet Swasta Wujudkan Rumah Layak Huni

KOLABORASI antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan PT Djarum dalam memperluas akses rumah layak huni mendapat sambutan positif. Melalui program corporate social responsibility (CSR), ribuan rumah warga tidak layak huni di sejumlah daerah di Jateng diperbaiki dan dibangun kembali.

Salah satu penerima manfaat, Sri Umami, warga Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kudus, mengaku bersyukur karena rumahnya yang nyaris roboh kini telah berdiri kokoh.

“Airnya lancar, temboknya bagus. Saya sangat bersyukur,” ujarnya.

Cerita serupa datang dari Poniman, pekerja bangunan, yang merasa bahagia rumahnya kini lebih kuat dan nyaman untuk ditempati.

Manfaaat gotong-royong

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung rumah-rumah hasil program CSR tersebut.

BACA JUGA  Nana Sudjana Minta Aturan Masa Tenang Pilkada Dipatuhi 

Menurut Maruarar, langkah PT Djarum menunjukkan bahwa gotong royong antara pemerintah dan swasta dapat mewujudkan kesejahteraan tanpa harus menunggu anggaran negara.

“Djarum dan sektor swasta lain membuktikan bahwa gotong royong bukan hanya slogan. Tanpa uang negara, rumah-rumah rakyat bisa berdiri kokoh,” ujarnya.

Pengentasan kemiskinan

Gubernur Luthfi menambahkan, kerja sama lintas sektor ini menjadi strategi efektif dalam pengentasan kemiskinan. Pemprov Jateng melalui APBD 2025 juga menargetkan perbaikan 17.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh wilayah provinsi.

“Rumah yang layak adalah pondasi kesejahteraan keluarga. Kalau rumahnya bagus, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga juga ikut meningkat,” tegas Luthfi. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Pemprov Jateng dan Komekraf Sepakat Perkuat Ekonomi Kreatif

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wamenkes Sebut Kontak Erat Serumah Jadi Kunci Putus Rantai TBC

WAKIL Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr Benjamin Paulus Octavianus menyoroti pentingnya pemeriksaan kontak erat serumah pasien tuberkulosis (TBC). Menurutnya, pengobatan pasien saja belum cukup untuk memutus rantai penularan TBC. Hal itu…

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

SEBANYAK 429 siswa MTs Progresif Bumi Sholawat membatik bersama di Lippo Plaza Sidoarjo. Kegiatan outdoor learning ini digelar untuk menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. Para…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR

Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37, Coach RD Apresiasi Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

  • September 30, 2026
Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37,  Coach RD Apresiasi  Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

  • September 29, 2026
Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa

  • September 29, 2026
BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa