KAI Logistik Berkomitmen Dorong Digitalisasi

KAI Logistik terus mendorong percepatan transformasi digital dalam rangka peningkatan efisiensi serta mutu layanan kepada pelanggan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui aplikasi KAI Logistik TRAX sebagai solusi digital untuk pengiriman barang ritel, yang kini mencatat tren penggunaan yang terus meningkat secara signifikan.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Riyanta mengungkapkan, seiring dengan transformasi digital dan meningkatnya penetrasi teknologi, pemanfaatan digitalisasi kini menjadi elemen kunci dalam mendorong efisiensi dan peningkatan kualitas layanan.

“Data ini menunjukkan bahwa internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kebutuhan masyarakat, termasuk dalam mendukung aktivitas logistik yang lebih cepat, akurat dan transparan,” paparnya.

Perseroan kata Riyatna, mencatat pertumbuhan signifikan volume transaksi pengiriman barang melalui aplikasi KAI Logistik TRAX sepanjang Semester I tahun 2025 sebanyak 28.572 kg, meningkat signifikan lebih dari 200%, dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yakni 9.069 kg.

BACA JUGA  KAI Logistik Siap Angkut Motor Selama Libur Nataru

Pertumbuhan positif pada transaksi pengiriman Semester I 2025, tercermin melalui kenaikan yang signifikan dibanding periode yang sama pada tahun 2024. Tren peningkatan juga secara konsisten terjadi pada triwulan II tahun Perseroan dengan rata-rata kenaikan volume pengiriman mencapai 14% setiap bulan.

“Digitalisasi tidak hanya mengubah cara individu berkomunikasi, tetapi juga membentuk ulang cara masyarakat memandang dan mengakses layanan logistik,” ungkapnya. (Rava/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH

WORK From Home (WFH) yang telah diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), setiap Kamis telah berjalan efektif. Sebab kinerja aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya dilihat dari kehadiran fisik…

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

IMBAS dari aturan yang  menyebutkan batas belanja gaji pegawai maksimal 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ribuan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) terancam diberhentikan. Saat mengomentari…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH

  • March 30, 2026
Pemprov Jabar Sudah Terapkan WFH

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

  • March 30, 2026
Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH