Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

KORLANTAS Polri menetapkan operasi bersandi Operasi Ketupat Progo 2026 Polda DIY sebagai yang terbaik.

Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY menduduki peringkat pertama dalam kategori pelaksanaan rekayasa lalu lintas dengan indeks rata-rata 90,91.

Angka itu melampaui rata-rata indeks nasional yang sebesar 85, 53 dan tertinggi di antara 8 Polda prioritas di wilayah Pulau Jawa, Lampung, dan Bali.

Sinergi dan kolaborasi

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, Minggu menjelaskan pencapaian ini diraih karena adanya sinergi dan kolaborasi antara Polda DIY dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait termasuk masyarakat yang senantiasa mematuhi rambu dan rekayasa lalu lintas serta anjuran petugas kami di lapangan.

BACA JUGA  Operasi Patuh Progo 2025 Usai Pelanggaran Terbanyak Mati Pajak

“Pencapaian ini tentunya tidak dapat dilepaskan dari kerja keras dan kolaborasi seluruh petugas di lapangan, namun yang paling utama bagaimana rekayasa yang sudah diterapkan selama mudik dan libur lebaran dapat membantu masyarakat, kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan masih banyak terdapat kekurangan” ujar Kombes Pol Ihsan dalam keterangan resminya.

Operasi Ketupat Progo 2026 sendiri berakhir pada 25 Maret dan dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan.

Berdasarkan evaluasi (anev) akhir operasi, tercatat volume kendaraan yang masuk ke wilayah DIY jauh lebih besar dibandingkan kendaraan keluar yang melalui 10 titik perbatasan provinsi:

Kendaraan Masuk dan Keluar

Tingginya angka kendaraan masuk, kata Ihsan selaras dengan data kunjungan wisatawan. Sebagai salah satu destinasi favorit libur Lebaran, tercatat sebanyak 1.821.437 orang memasuki kawasan wisata di DIY, dengan Kawasan Malioboro menempati posisi pertama, disusul oleh Pantai Baron dan Pantai Parangtritis.

BACA JUGA  Polri Diminta Pulihkan Kepercayaan Publik

“Polda DIY berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan terbaik, rasa aman, dan kenyamanan, baik bagi seluruh masyarakat Yogyakarta maupun para wisatawan yang berkunjung.”

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan kolaborasi dalam pengaturan lalu lintas dan pengamanan wilayah agar DIY tetap menjadi destinasi yang ramah, tertib, dan kondusif bagi siapa saja yang berkunjung,” tegasnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden 

SEBANYAK 260 warga Kabupaten Bandung Jawa Barat menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintah…

Pemprov Jabar Beri Diskon atas BBN-KB dan Pajak Kendaraan 1 Tahunan

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat mengapresiasi hadirnya GIIAS Bandung 2026. Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jabar, Sumasna, ajang itu bisa mendorong pertumbuhan otomotif Jabar yang mencatat pertumbuhan ekonomi 5,73 persen pada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

  • September 13, 2026
Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

  • September 13, 2026
Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

Polisi Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

  • September 12, 2026
Polisi  Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

  • September 12, 2026
Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

  • September 12, 2026
Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting

  • September 12, 2026
Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting