BPBD Kota Bandung Fokus Mitigasi Banjir dan Sesar Lembang

KOTA Bandung resmi memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri setelah diperjuangkan cukup lama,

Sebagai daerah yang rawan bencana baik itu banjir, longsor dan juga gempa bumi, tentu saja keberadaan BPBD sangat penting bagi Kota Bandung.

“Kehadiran BPBD Kota Bandung dinilai sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana,”  ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan usai melantik Didi Ruswandi sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Senin (14 /7).

Menurut Farhan pembentukan BPBD bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan menyiapkan suprastruktur, yaitu sumber daya manusia dan kelembagaan yang mampu merespons bencana secara cepat dan tepat.

“Suprastruktur artinya, kita sedang mempersiapkan orang-orang agar punya program untuk mengedukasi terhadap terjadinya berbagai macam bencana,” jelasnya.

BACA JUGA  38 Desa di Sragen Berpotensi Alami Krisis Air Bersih pada Kemarau Tahun ini

Farhan menyebut, bencana utama yang menjadi fokus adalah bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang.

“Itu tidak boleh terjadi lagi, daerah rawan banjir harus dikosongkan sebelum air datang. Ini soal kesiapan dan perilaku. Selain itu, potensi pergerakan tanah juga menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Farhan menyebut adanya tanda-tanda awal pergeseran tanah di sejumlah wilayah sekitar Bandung seperti Sumedang dan Purwakarta.

“Saya khawatir kondisi serupa bisa terjadi di Kota Bandung, terutama di kawasan yang dilalui Sesar Lembang. Jadi fokus pada Sesar Lembang menjadi penting karena itu potensi yang nyata,” tandasnya.

Lebih lanjut, Farhan mengungkapkan pentingnya kesiapan mental masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Ia juga mengingatkan bahwa musim kemarau diperkirakan datang terlambat dan musim hujan akan lebih cepat terjadi, berdasarkan peringatan dari BMKG.

BACA JUGA  Sejumlah Wilayah DKI Jakarta masih Tergenang

Terkait koordinasi penanggulangan bencana, BPBD akan berkoordinasi erat dengan BPBD Provinsi Jabar, sebagai koordinator utama lintas daerah.

“Bahkan, sebelum dilantik pun, Didi Ruswandi sudah menjalin komunikasi dengan  provinsi. Tentu yang terpenting memang koordinasi dengan provinsi dulu,” sambungnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sri Sultan Berharap Inacraft Festival Jadi Jembatan ke Pasar Global

GUBERNUR DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut, INACRAFT Festival 2026 berpotensi menjadi jembatan strategis untuk membawa kerajinan Indonesia, khususnya Yogyakarta, menembus pasar global. Selain itu juga membuka peluang kemitraan…

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung di Berbah

PEMERINTAH Kabupaten Sleman bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0732/Sleman resmi memulai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026. Peresmian program lintas sektoral yang akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemerintah Janji Aturan JHT dan Outsourcing Rampung Akhir Juli

  • July 15, 2026
Pemerintah Janji Aturan JHT dan Outsourcing Rampung Akhir Juli

Sri Sultan Berharap Inacraft Festival Jadi Jembatan ke Pasar Global

  • July 15, 2026
Sri Sultan Berharap Inacraft Festival Jadi Jembatan ke Pasar Global

UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai Semester Gasal 2026/2027

  • July 15, 2026
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai Semester Gasal 2026/2027

Punya Kesamaan Genetik dengan Manusia, Ikan Zebra Bisa jadi Model Riset Biomedis

  • July 15, 2026
Punya Kesamaan Genetik dengan Manusia, Ikan Zebra Bisa jadi Model Riset Biomedis

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung di Berbah

  • July 15, 2026
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung di Berbah

Bandara Husein Sastranegara Bandung Resmi Sandang Kata Internasional

  • July 15, 2026
Bandara Husein Sastranegara Bandung Resmi Sandang Kata Internasional