BPBD Kota Bandung Fokus Mitigasi Banjir dan Sesar Lembang

KOTA Bandung resmi memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri setelah diperjuangkan cukup lama,

Sebagai daerah yang rawan bencana baik itu banjir, longsor dan juga gempa bumi, tentu saja keberadaan BPBD sangat penting bagi Kota Bandung.

“Kehadiran BPBD Kota Bandung dinilai sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana,”  ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan usai melantik Didi Ruswandi sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Senin (14 /7).

Menurut Farhan pembentukan BPBD bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan menyiapkan suprastruktur, yaitu sumber daya manusia dan kelembagaan yang mampu merespons bencana secara cepat dan tepat.

“Suprastruktur artinya, kita sedang mempersiapkan orang-orang agar punya program untuk mengedukasi terhadap terjadinya berbagai macam bencana,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Usulkan UMK 2026 Naik 5,68 Persen

Farhan menyebut, bencana utama yang menjadi fokus adalah bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang.

“Itu tidak boleh terjadi lagi, daerah rawan banjir harus dikosongkan sebelum air datang. Ini soal kesiapan dan perilaku. Selain itu, potensi pergerakan tanah juga menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Farhan menyebut adanya tanda-tanda awal pergeseran tanah di sejumlah wilayah sekitar Bandung seperti Sumedang dan Purwakarta.

“Saya khawatir kondisi serupa bisa terjadi di Kota Bandung, terutama di kawasan yang dilalui Sesar Lembang. Jadi fokus pada Sesar Lembang menjadi penting karena itu potensi yang nyata,” tandasnya.

Lebih lanjut, Farhan mengungkapkan pentingnya kesiapan mental masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Ia juga mengingatkan bahwa musim kemarau diperkirakan datang terlambat dan musim hujan akan lebih cepat terjadi, berdasarkan peringatan dari BMKG.

BACA JUGA  Tiga Pameran Merayakan Keindahan Era Renaissance

Terkait koordinasi penanggulangan bencana, BPBD akan berkoordinasi erat dengan BPBD Provinsi Jabar, sebagai koordinator utama lintas daerah.

“Bahkan, sebelum dilantik pun, Didi Ruswandi sudah menjalin komunikasi dengan  provinsi. Tentu yang terpenting memang koordinasi dengan provinsi dulu,” sambungnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan