Astra Agro Lestari Gelar Pelatihan Atasi Karhutla Bagi Pelajar

PT Astra Agro Lestari menggelar kegiatan edukasi atau pelatihan bidang lingkungan kepada pelajar SMKN 2 Tanjung, Desa Kitang, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Edukasi lingkungan terkait keberadaan industri kelapa sawit hingga keterampilan menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Ini menjadi bagian dari komitmen Astra (PT AAL1) dalam mendorong masa depan Indonesia yang lebih cerdas, aman, dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kesadaran sejak dini akan pentingnya keselamatan dan pelestarian lingkungan, terutama bagi generasi muda,” kata Asisten CSR PT Astra Agro Lestari 1, Mochammad Nurul Huda, Jumat (23/5).

“Ini adalah bagian dari kontribusi nyata Astra Agro dalam mewujudkan Komitmen Astra Agro Sustainability Aspirations yang bertujuan memberikan manfaat positif bagi seluruh masyarakat,” lanjutnya.

BACA JUGA  Polda Kalsel Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Fredy Pratama

Sebanyak 170 orang pelajar SMKN 2 Tanjung mengikuti kegiatan ini.

Para peserta diberi pengetahuan tentang konservasi lingkungan, kampanye positif sawit, dan keselamatan berkendara (safety riding).

Serta keterampilan menghadapi dan menanggulangi kebakaran (fire protection), termasuk karhutla.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Astra Mengajar, yang tak hanya berfokus pada pembelajaran di dalam kelas.

Kegiatan itu untuk pembentukan karakter, keterampilan hidup, dan kesadaran sosial masyarakat sejak usia dini.

Agenda ini sekaligus memperkuat komitmen pada pilar corporate social responsibility (CSR) Astra Agro yakni bidang pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan kesehatan. Pilar-pilar ini menjadi pondasi keberlanjutan perusahaan.

Salah satu sesi yang paling disambut antusias oleh para siswa adalah simulasi langsung penanggulangan kebakaran.

BACA JUGA  Bangunan Rawa di Kalimantan Selatan Terancam Ambruk

Sebuah keterampilan vital di tengah mulai masuknya musim kemarau. Para peserta diberi teori dan praktik nyata bagaimana menghadapi situasi darurat secara cepat, tepat, dan aman.

Edukasi safety riding juga membuka wawasan baru bagi para siswa mengenai pentingnya keselamatan dalam berkendara.

Termasuk pemahaman tentang etika berlalu lintas, penggunaan alat keselamatan, serta sikap bertanggung jawab di jalan raya.

Kegiatan ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah SMKN 2 Tanjung, Marbaki, menyampaikan rasa terima kasihnya atas program yang dilakukan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Materi yang diberikan tidak hanya bermanfaat untuk pembelajaran siswa, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, “ kata Marbaki. (DS/S-01)

BACA JUGA  Realisasi Cetak Sawah di Kalsel Rendah, Baru 1.500 Hektare

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kemlu Minta Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) mengatakan jika warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh tentara Israel bertambah dua orang. Dengan begitu, total ada sembilan WNI yang diculik oleh pasukan Israel dalam…

Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Tambak Warga Lumpuh

FENOMENA ​banjir rob kembali merendam sejumlah kawasan pesisir di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Luapan air laut akibat pasang setinggi mulai naik sejak Sabtu (16/5) dan melumpuhkan aktivitas warga di empat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

  • May 20, 2026
Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi  SPPG

Kemlu Minta Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap

  • May 20, 2026
Kemlu Minta Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap

Mengolah Kulit Salak Jadi Wedang Herbal Bernilai Ekonomi

  • May 20, 2026
Mengolah Kulit Salak Jadi Wedang Herbal Bernilai Ekonomi

Manchester City Tertahan, Arsenal Pastikan Gelar

  • May 20, 2026
Manchester City Tertahan, Arsenal Pastikan Gelar

Pemerintah Didorong Percepat Transisi Energi Terbarukan

  • May 20, 2026
Pemerintah Didorong Percepat Transisi Energi Terbarukan

UGM belum Berencana Ubah Prodi Teknik Jadi Rekayasa

  • May 19, 2026
UGM belum Berencana Ubah  Prodi Teknik Jadi Rekayasa