Realisasi Cetak Sawah di Kalsel Rendah, Baru 1.500 Hektare

REALISASI program cetak sawah di Provinsi Kalimantan Selatan  hingga pertengahan 2025 masih jauh dari target. Dari total target 30 ribu hektare, baru sekitar 1.500 hektare yang terealisasi.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel, Syamsir Rahman, mengakui lambatnya realisasi program disebabkan sejumlah kendala, seperti belum turunnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta hambatan birokrasi.

“Meski demikian, kami tetap optimistis target tercapai. Akhir September sudah selesai dan siap tanam. Optimalisasi lahan juga terus berjalan,” ujarnya, Minggu (20/7).

Untuk mengejar ketertinggalan, DPKP Kalsel bersama Kementerian Pertanian dan instansi terkait, termasuk TNI, tengah melaksanakan survei, investigasi, dan desain (SID) guna merancang cetak sawah dan optimalisasi lahan secara matang.

BACA JUGA  Pemkot Banjarmasin Genjot Budidaya Ikan Air Tawar

Pemerintah menargetkan optimalisasi lahan di Kalsel seluas 41 ribu hektare dan cetak sawah 30 ribu hektare pada 2025, dari total target nasional 500 ribu hektare dalam lima tahun ke depan.

Plt Dirjen Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian, Hermanto, menyebut Kalsel menjadi salah satu daerah yang disorot karena rendahnya capaian. Untuk itu, pihaknya membentuk tim terpadu guna mempercepat dan mengevaluasi pelaksanaan program.

“Tim ini melibatkan semua unsur, mulai dari pusat hingga daerah. Kita ingin program ini dikawal serius agar target tercapai,” kata Hermanto saat Rapat Koordinasi Cetak Sawah dan Optimalisasi Lahan di DPKP Kalsel, pekan lalu.

Hermanto menambahkan, hingga saat ini realisasi cetak sawah di Kalsel masih di bawah 5.000 hektare dari target 30 ribu hektare.

BACA JUGA  Praktik Ijon dan Tengkulak masih Marak di Kalimantan Selatan

“Perlu upaya lebih besar, tapi kami tetap optimis. Program ini strategis untuk mempercepat swasembada pangan dan memberi manfaat langsung bagi petani,” tegasnya. (DS/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden 

SEBANYAK 260 warga Kabupaten Bandung Jawa Barat menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintah…

Pemprov Jabar Beri Diskon atas BBN-KB dan Pajak Kendaraan 1 Tahunan

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat mengapresiasi hadirnya GIIAS Bandung 2026. Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jabar, Sumasna, ajang itu bisa mendorong pertumbuhan otomotif Jabar yang mencatat pertumbuhan ekonomi 5,73 persen pada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

  • September 13, 2026
Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

  • September 13, 2026
Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

Polisi Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

  • September 12, 2026
Polisi  Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

  • September 12, 2026
Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

  • September 12, 2026
Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting

  • September 12, 2026
Suhartoyo: Putusan MK Bersifat Final dan Self Excuting