Nanang Irawan Bunuh Sandy Permana karena Ditatap Sinis

NANANG Irawan alias Gimbal, 45 membunuh Sandy Permana pada Minggu (12/1) karena sakit hati kepada korban.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra mengungkapkan Nanang Irawan sakit hati ketika korban menatapnya dengan sinis.

“Untuk motif pelaku atau tersangka melakukan perbuatan tersebut disebabkan pelaku ataupun tersangka sakit hati,” kata Kombes Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/1).

Nanang Irawan juga menyatakan aktor drama Misteri Gunung Merapi ini meludah ke arah tersangka.

Nanang Gimbal emosi kemudian menusuk korban dua kali dengan pisau saat korban masih berada di motor listrik yang ditumpanginya.

Ia menikam secara membabi buta menyebabkan sekujur tubuh Sandy luka-luka, dan bersimbah darah.

BACA JUGA  Kapolda Jateng Apresiasi Kecepatan Jajarannya Ungkap Kasus Pembunuhan

Sandy Permana mencoba meminta pertolongan tetangga. Nanang terus mengejar Sandy yang meminta pertolongan tetangga.

Tersangka kemudian menusuk punggung kiri korban satu kali.

Wira menjelaskan pisau yang digunakan Nanang untuk menikam Sandy hingga tewas diambil dari kandang ayam di samping rumahnya.

Pisau besi untuk membunuh telah dimodifikasi. Setelah melukai Sandy, Nanang membuang barang bukti pisau untuk membunuh.

Namun polisi berhasil menemukan di selokan di bawah gapura dekat dengan tempat kejadian  perkara. Pisau ditemukan Rabu (15/1).

Ia kemudian melarikan diri ke Karawang. Dalam perjalanan, ia sempat menggunting rambutnya dengan meminjam gunting di warung agar ia tidak terdeteksi polisi selama pelarian ke Karawang. (*/S-01)

BACA JUGA  Kapolda Puji Kesuksesan Jajarannya Ungkap Dua Kasus Besar

Siswantini Suryandari

Related Posts

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

SEPANJANG 2025 jumlah pengguna jasa layanan transportasi Commuter Line mencapai 10,1 juta orang. Angka tersebut didominasi oleh pergerakan pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang setiap hari berpindah antar kabupaten dan…

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

POLISI meringkus tiga pria asal Surabaya karena menipu sejumlah anak di bawah umur dengan membawa kabur sepeda motor mereka Komplotan itu memakai modus pura-pura mencari anggota keluarga yang hilang sehingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

  • February 11, 2026
Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik