Realisasi PAD Sleman Capai 98,71% dari Target

REALISASI Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sleman pada 2024 sebesar Rp1,184 triliun atau meningkat 3,17% dibanding PAD tahun sebelumnya.

Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sleman, Tina Hastani mengatakan tren PAD Kabupaten Sleman cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2020 tercatat PAD Kabupaten Sleman sebesar Rp792,23 miliar. “Kemudian pada tahun 2021 naik menjadi Rp841,51 miliar,” kata Tina, Kamis (16/1).

Tren kenaikan itu terus terjadi hingga pada 2022, PAD Kabupaten Sleman tembus di angka Rp1,05 triliun.

Dan pada 2023, total PAD Kabupaten Sleman mencapai Rp1,14 triliun. Angka tersebut kembali mengalami peningkatan di tahun 2024 ini menjadi Rp1,18 triliun.

Namun demikian realisasi capaian PAD di tahun 2024 ini setara dengan 98,71% dari target Rp1,199 triliun.

BACA JUGA  Bulan Dana PMI Sleman 2025 Tembus Rp1,16 Miliar

Tina menjelaskan ada beberapa jenis pendapatan yang membentuk PAD tersebut, yaitu pajak, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.

“Perolehan PAD itu asalnya dari beberapa sumber, di antaranya pajak, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahsahkan, dan lain-lain PAD yang sah,” ujar Tina.

Ia menambahkan penerimaan pajak daerah tertinggi dari adalah Pajak Bea Perhotelan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mencapai Rp222,722 miliar.

Kemudian Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PJBT) Makanan dan Minuman sebesar Rp183,610 miliar,

Disusul PBJT Jasa Perhotelan Rp167,045 miliar, PBJT Tenaga Listrik Rp145,260 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBBP2) Rp83,673 miliar.

BACA JUGA  Ega Rizky Kembali Bela PSS Sleman

Kemudian PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan Rp21,702 miliar, Pajak Reklame Rp12,950 miliar, Pajak Air Tanah Rp9,185 miliar.

Lalu PBJT Jasa Parkir Rp3,703 miliar dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan Rp1,677 miliar.

Dari 10 jenis pajak tersebut, jelasnya diketahui BPHTB menjadi kontributor terbesar PAD Sleman, disusul PBJT Makan dan/Minum pada posisi kedua, dan PBJT Jasa Perhotelan di posisi ketiga.

“Selanjutnya, realisasi penerimaan retribusi daerah sebesar Rp252,353 miliar, atau setara dengan 107,96% dari target Rp233,738 miliar,” kata Tina.

Realisasi PAD Sleman dari pengelolaan kekayaan daerah

Sementara, realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai Rp43,658 miliar dari target Rp42,893 miliar.

Sementara pendapatan lain-lain PAD yang sah mencapai Rp36,666 miliar dari target Rp53,981 miliar. Tina menyebut penerimaan ini bersumber dari 10 jenis pajak.

BACA JUGA  Polresta Sleman Tangkap Ayah dan Anak Jualan Narkoba

Di antaranya bunga deposito, Dinas Kesehatan, penguatan modal, jasa giro, dan pendapatan denda pajak daerah.

Kemudian Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Dinas Lingkungan Hidup, dan pendapatan lain-lain PAD yang sah.

“Paling banyak itu dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, realisasinya sebesar Rp12,614 miliar. Kemudian disusul bunga deposito dan pendapatan lain-lain PAD yang sah,” imbuhnya. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

BANK Indonesia Tasikmalaya bersama pemerintah daerah di Priangan Timur meluncurkan aplikasi terbaru Sindang (Sinergi Data Ngahiji) Priangan Timur. Platform ini mengintegrasikan data harga dan pasokan pangan lintas daerah serta dilengkapi…

Seorang PNS di Taput Dipecat Usai Tagih TPP Tertunggak 19 Bulan

NASIB malang dialami Ida Rohani Sinaga. Pasalnya, setelah hampir tiga dekade mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga itu harus kehilangan pekerjaannya. Ironisnya, keputusan pemberhentian…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00

Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

  • July 30, 2026
Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas