
GEMPA bumi berkekuatan Magnitudo 5.0 terjadi Rabu (18/9) pukul 09.41 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa terjadi terjadi di Kabupatan Bandung dan juga di Kabupaten Garut Jawa Barat.
Episentrum gempa 24 kilometer tenggara Kabupaten Bandung dengan kedalaman 10 kilometer. Dan 21 km barat daya Garut. Gempa dangkal ini tidak berpotensi terjadi tsunami.
Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu menjelaskan gempa bumi dangkal ini akibat aktivitas Sesar Garsela.
Gempa bumi ini dirasakan masyarakat di daerah Majalaya dengan skala intensitas III-iv MMI. Masyarakat sedang di rumah merasakan getaran gempa.
“Di daerah Banjaran dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seakan-akan ada truk berlalu,” terang Teguh, Rabu (18/9).
Daerah Lembang, Paronpong, Bandung Barat, Baleendah, Garut dan Cileunyi merasakan getaran gempa dengan skala intensitas II-III MMI.
“Getaran sangat terasa bagi warga yang berada di rumah. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” lanjutnya.
Menurut Teguh hingga pukul 10.10 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya lima (aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M3.1. (Rava/S-01)







