Imigrasi Jakbar Amankan 2 WNA Rekrut WNI Sebagai Scammer

DIREKTORAT Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat mengungkap dua WNA Tiongkok rekrutmen terhadap WNI sebagai scammer.

Para pekerja dari WNI ini nantinya dipekerjakan di Thailand, Laos dan Kamboja. Mereka juga diduga melakuka penyalahgunaan izin tinggal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Nur Raisha Pujiastuti dalam keterangan tertulis, Jumat (6/9) mengatakan petugas Kantor Imigrasi Jakarta Barat mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti untuk proses rekrutmen.

Pengungkapan itu berawal dari patroli siber yang dilakukan oleh Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Petugas menemukan indikasi penawaran pekerjaan yang mencurigakan melalui Facebook.

BACA JUGA  Serapan Tenaga Kerja Jateng Tertinggi di Pulau Jawa

“Di era teknologi yang makin pesat berkembang, patroli siber sangat efektif dalam mencegah terjadinya kejahatan lintas negara,” kata Nur Raisha.

“Hal ini merupakan bukti komitmen kami untuk terus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas WNA di Indonesia,” lanjutnya.

Penyamaran Petugas Imigrasi Jakbar

Pada 27 Agustus 2024, petugas Imigrasi menyamar untuk bertemu XF dan WS, Warga Negara Tiongkok di kedai kopi  kawasan Pancoran Glodok.

Dalam pertemuan tersebut, calon pekerja diminta melakukan wawancara dan menjalani tes kemahiran komputer.

Setelah proses tersebut, calon pekerja melakukan video call dengan perwakilan calon pemberi kerja dari luar negeri.

Kemudian ditanyakan kesiapannya untuk bekerja sebagai scammer dengan 12 jam kerja menyesuaikan waktu Amerika Serikat.

BACA JUGA  Investasi Jateng di 2024 Capai Rp88,44 triliun

Calon pekerja dijanjikan gaji dengan besaran tertentu tergantung performa.

Mereka juga mendapatkan fasilitas tiket pulang pergi, akomodasi dan uang lembur. Termasuk pembuatan paspor akan diganti.

Setelah calon pekerja berhasil membuat paspor, dua warga Tiongkok tersebut mengatur pertemuan kembali pada 2 September 2024 di kawasan Pancoran Glodok.

Pertemuan itu menyerahkan paspor dan memberikan uang pengganti biaya paspor.

Dalam pertemuan itu petugas Imigrasi yang melakukan penyamaran berhasil mengamankan XF dan WS di sebuah hotel di kawasan Glodok.

Barang bukti diamankan oleh petugas antara lain dua paspor Tiongkok, dua paspor Indonesia, satu laptop, dan 6 ponsel.

Kedua WNA tersebut memasuki wilayah Indonesia menggunakan Visa On Arrival (VoA).

BACA JUGA  Kabupaten Kulon Progo Ajukan Usulan Kenaikan UMK 6,5%

Mereka kini telah diamankan di Kantor Imigrasi Jakarta Barat untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Keberhasilan ini adalah bukti kinerja imigrasi yang sigap dan cepat dalam penindakan WNA yang berpotensi merugian rakyat Indonesia,” kata Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim.

Silmy mengapresiasi Kantor Imigrasi Jakarta Barat atas dedikasi dan profesionalismenya mengungkap permasalahan ini.(*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Parlemen Italia Resmi Dukung Hibah Kapal Induk Garibaldi untuk Indonesia

PARLEMEN Italia akhirnya mendukung rencana pemerintah untuk menyumbangkan kapal induk tua mereka ke Indonesia. Sebab hal itu dinilai akan memperkuat hubungan kedua negara sekaligus menghindari biaya pembongkaran dan perawatannya yang…

Hadiri May Day, Presiden Prabowo Janji Selesaikan RUU Ketenagakerjaan

PRESIDEN Prabowo Subianto menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional atau Monas, Jakarta, Jumat. Dengan menaiki Maung MV3, Presiden menyapa ribuan buruh yang telah berbaris di pintu masuk Monas.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Surat dan Foto-foto The Beatles Era Awal Dipamerkan di Hamburg

  • May 4, 2026
Surat dan Foto-foto The Beatles Era Awal Dipamerkan di Hamburg

PSS Resmi Promosi, Persipura Harus Bersaing dengan Adhyaksa FC di Play-off

  • May 3, 2026
PSS Resmi Promosi, Persipura Harus Bersaing dengan Adhyaksa FC di Play-off

Takluk dari Dewa United, Semen Padang Resmi Degradasi

  • May 3, 2026
Takluk dari Dewa United, Semen Padang Resmi Degradasi

Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

  • May 3, 2026
Mahasiswa UNY Ubah Kulit Bawang Jadi Pupuk Organik

Pertamina Berkomitmen Perkuat Pengawasan Distribusi LPG

  • May 3, 2026
Pertamina Berkomitmen Perkuat Pengawasan Distribusi LPG

Kota Bandung Mulai Kondusif, Aparat Masih Lakukan Pengamanan

  • May 3, 2026
Kota Bandung Mulai Kondusif, Aparat Masih Lakukan Pengamanan