BPBD Wonogiri Antisipasi Ancaman Gempa Megathrust

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri bergerak cepat menyikapi surat edaran (SE) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, terkait ancaman bencana gempa megathrust.
“SE dari Pemprov Jateng itu diterima Pemkab Wonogiri dua hari lalu (28/8). Kami pun meneruskan ke seluruh camat, kepala desa atau lurah, agar bisa disosialisasikan ke warga,” kata Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Trias Budiono kepada Mimbar Nusantara, Jumat (30/8).
SE untuk 35 Pemda di Jawa Tengah itu, Pemprov Jateng menekankan perlu sikap kewaspadaan dan kesiapan menghadapi potensi gempa megathrust.
Potensi tersebut sudah dimaklumatkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG).
Apalagi kemudian beberapa hari lalu terjadi  serangkaian gempa di kawasan  Yogyakarta. Gempa yang juga dirasakan di wilayah Wonogiri,  yang juga ada di kawasan pesisir selatan.
Gempa megathrust, yang memiliki kekuatan dahsyat, sulit diprediksi kapan akan terjadi.  BPBD Wonogiri mengungkap memunculkan  kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir.
Warga Wonogiri bagian selatan khususnya sudah merasakan gempa berkekuatan 5,8 yang berpusat di Yogyakarta. Karena itu, keluarnya SE terbaru Pemprov Jateng menjadi imbauan penting bagi
seluruh camat, kades dan lurah di Wonogiri.
“Ya imbauan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga untuk menghadapi potensi bencana gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kami terus melalukan sosialisasi dan mitigasi di daerah, melibatkan relasan kebencanaan,” tandasnya.

Minimalkan risiko bencana

Yang jelas dalam SE Pemprov Jateng itu, menekankan pentingnya kewaspadaan yang matang dalam menghadapi bencana gempa megathrust. Camat, kades, dan lurah diinstruksikan  mengambil langkah-langkah konkret untuk meminimalkan risiko bencana.
Trias mengakui, dalam SE kewaspadaan dan kesiapan menghadapi gempa megathrust. Hal itu meliputi pelatihan penyelamatan diri bagi warga, serta memahami tindakan apa yang harus dilakukan saat gempa terjadi.
” Ya latihan mitigasi ini bertujuan agar warga dapat bereaksi  cepat dan tepat. Terutama dalam situasi yang melibatkan pemeliharaan bangunan atau infrastruktur,” sambung dia..
Selain pelatihan, Pemprov mengajak masyarakat bisa mempersiapkan peralatan keselamatan yang memadai. Seeperti alat pemadam kebakaran, alat keselamatan standar, dan persediaan obat-obatan yang diperlukan.
Hal ini penting untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat timbul akibat gempa bumi, seperti kebakaran atau cedera. Dan satu lagi aspek penting lainnya yang disarankan SE itu adalah perlunya membangun konstruksi rumah yang tahan terhadap guncangan gempa megathrust.
BPBD Wonogiri mengimbau warga, terutama di wilayah pesisir selatan untuk memperhatikan fondasi rumah. Memastikan bahwa bangunan memiliki struktur yang kuat dan kokoh menghadapi genpa megathrust. (WID/W-01)

BACA JUGA  Pemprov Jateng Jadi Rujukan Pengelolaan Pajak Air Permukaan

bowo prasetyo

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak