AS Keluar dari 66 Badan PBB dan Organisasi Global

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (7/1) lalu  menandatangani sebuah memorandum yang mengarahkan penarikan AS dari 66 organisasi internasional yang dinilai “tidak lagi melayani kepentingan Amerika Serikat”. Hal tersebut diumumkan Gedung Putih melalui akun resminya di platform X.

Mengusung slogan “America First”, Gedung Putih menyebutkan bahwa organisasi yang ditinggalkan terdiri atas 31 badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan 35 organisasi non-PBB.

Berdasarkan daftar yang dipublikasikan di situs resmi Gedung Putih, sebagian besar organisasi yang menjadi sasaran penarikan diri merupakan lembaga, komisi, dan panel penasihat yang berafiliasi dengan PBB. Organisasi-organisasi tersebut bergerak di bidang perubahan iklim, tata kelola global, ketenagakerjaan, serta isu-isu lain yang oleh pemerintahan Trump dikategorikan sebagai promotor agenda keberagaman dan kebijakan “woke”.

BACA JUGA  Presiden Vladimir Putin Tolak Gencatan Senjata Penuh di Ukraina

Amerika Serikat akan menarik diri dari sejumlah badan PBB, termasuk panel-panel Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC) untuk kawasan Afrika, Amerika Latin dan Karibia, Asia dan Pasifik, serta Asia Barat. Selain itu, AS juga keluar dari Komisi Hukum Internasional, International Trade Centre, serta badan PBB bidang perdagangan dan pembangunan (UN Trade and Development).

Badan PBB dan organisasi global tidak untungkan AS

Sementara itu, organisasi non-PBB yang ditinggalkan antara lain 24/7 Carbon-Free Energy Compact, Global Counterterrorism Forum, Global Forum on Migration and Development, Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), International Renewable Energy Agency (IRENA), serta Regional Cooperation Agreement on Combating Piracy and Armed Robbery against Ships in Asia.

BACA JUGA  Kebakaran Hutan di Los Angeles belum Usai

Tanggal 20 Januari menandai satu tahun masa jabatan kedua Presiden Trump. Sejak kembali ke Gedung Putih hampir setahun lalu, Trump telah mengumumkan rencana penarikan AS dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Perjanjian Iklim Paris, serta badan kebudayaan PBB, UNESCO.

Selain itu, pemerintahan Trump juga memangkas pendanaan AS untuk PBB, menghentikan keterlibatan AS dengan Dewan Hak Asasi Manusia PBB, serta memperpanjang penangguhan pendanaan untuk Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump menyatakan keraguannya terhadap komitmen NATO dalam membela Amerika Serikat jika diperlukan. Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social, dua hari setelah Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen memperingatkan bahwa potensi serangan militer AS ke Greenland dapat secara efektif mengakhiri aliansi militer tersebut. (*/S-01)

BACA JUGA  Jaden Smith dan Misi Kemanusiaan di Balik Restoran “I Love You”

Siswantini Suryandari

Related Posts

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

PEMERINTAH Venezuela mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di negara tersebut terus bertambah. Mereka mencatat saat ini jumlah korban meninggal dunia dalam musibah itu mencapai 1.430 orang, sedangkan…

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

AMERIKA Serikat dan Iran dilaporkan kembali saling melancarkan serangan kendati sudah ada kesepakatan damai. AS dilaporkan telah menyerang sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatan Iran. Iran pun mengecam serangan tersebut.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

  • June 29, 2026
Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

  • June 29, 2026
Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

  • June 29, 2026
PLN Xtracare, UP 3 Pematangsiantar Beri Sambungan Listrik Gratis

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

  • June 29, 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Banjir Lahar Berpotensi Terjadi

Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

  • June 29, 2026
Terlibat Narkoba, Oknum Pejabat Kanwil Ditjenpas Jambi Dijebloskan ke Penjara

Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura

  • June 29, 2026
Nelayan Mitra Undip Sukses Ekspor Ikan Teri ke Jepang dan Singapura