Gula Lokal Menumpuk, Pasar Dikuasai Gula Rafinasi

SERBUAN gula rafinasi ke pasar konsumsi membuat gula produksi lokal dari petani tebu tak terserap. Dampaknya, ribuan ton gula menumpuk di gudang pabrik gula (PG) di Sidoarjo.

Di PG Kremboong, stok gula petani yang belum terjual sudah mencapai 3.000 ton dalam sebulan terakhir. Dari jumlah itu, 1.000 ton belum laku, sementara 2.000 ton sebenarnya sudah terjual namun belum terserap konsumen.

Manajer Keuangan dan Umum PG Kremboong, Bastony Choiri, menjelaskan penumpukan terjadi sejak empat pekan terakhir. “Penyimpanan gula petani di gudang ada masa tenggang dua bulan. Kalau lebih, dikenai denda sesuai aturan,” ujarnya, Kamis (28/8).

Harga gula rafinasi yang beredar di pasaran kini sekitar Rp14.300–Rp14.600 per kilogram, lebih murah dibanding gula konsumsi produksi PG yang dijual di atas Rp15 ribu per kg. Padahal, gula rafinasi seharusnya hanya diperuntukkan bagi kebutuhan industri makanan dan minuman.

BACA JUGA  BNPB Targetkan Evakuasi Korban di Ponpes Selesai Hari Ini

Bastony menambahkan, pemerintah melalui Danantara sebenarnya sudah membeli stok gula petani. Namun pembelian hanya dilakukan di tujuh PG di Jatim, tidak termasuk PG Kremboong. “Tidak semua dibeli, hanya sebagian,” katanya.

Ada tujuh PG di Jatim yang stok gulanya dibeli Danantara yaitu PG Assembagoes (Situbondo), PG Pradjekan (Bondowoso) PG Semboro (Jember), PG IGG (Glenmore, Banyuwangi), PG Gempol Krep (Mojokerto) PG Ngadirejo (Kediri), dan PG Pesantren Baru (Kediri).

PG Kremboong sendiri memiliki kapasitas giling 2.400–2.500 ton tebu per hari, menghasilkan 130–160 ton gula. Saat ini tiga gudangnya yang berkapasitas total 16 ribu ton terus terisi karena pasar lesu.

Kondisi serupa dialami PG Candi, juga di Sidoarjo. HRD PG Candi, Yoga Aditomo, mengungkapkan pabrik tengah dalam masa giling, namun penjualan justru anjlok. “Beberapa pelanggan reguler kami berhenti membeli karena beralih ke gula rafinasi yang jauh lebih murah,” ujarnya.

BACA JUGA  Bandara Juanda Layani 13,5 Juta Penumpang Sepanjang 2025

PG Candi biasanya memproduksi sekitar 31 ribu ton gula per tahun. Namun kini gudangnya sudah menimbun sekitar 8 ribu ton gula sejak masa giling dimulai Mei lalu. Bahkan pabrik harus menambah tempat penyimpanan baru karena stok tak terserap pasar.

Menurut Yoga, kondisi ini jelas merugikan petani. “Harga gula sangat rendah, bahkan lelang sudah di bawah harga acuan pemerintah. Ini membuat kami kesulitan membayar petani tepat waktu,” tegasnya.

Baik Bastony maupun Yoga menegaskan, peredaran gula rafinasi di pasar konsumsi langsung melanggar regulasi dan mengancam kelangsungan industri gula nasional. (OTW/S-01)

BACA JUGA  Pemprov Jatim Vaksinasi Ribuan Hewan Ternak di Sidoarjo

Siswantini Suryandari

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan