
KAWASAN destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko menghadirkan liburan nyaman penuh makna untuk pengalaman wisata yang memadukan kekayaan warisan budaya, kreativitas seni, hingga aktivitas interaktif bagi wisatawan dari berbagai kalangan.
Destinasi Taman Wisata Candi menawarkan berbagai kegiatan yang dapat dinikmati pengunjung selama musim liburan sekolah. Wisatawan dapat mengeksplorasi cerita di balik relief candi, menikmati karya seni kontemporer, mengikuti aktivitas seni budaya, hingga merasakan suasana berbeda melalui program wisata tematik yang tersedia.
Direktur Komersial InJourney Destination Management Gistang Panutur mengatakan Liburan Nyaman Penuh Makna di Taman Wisata Candi Prambanan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman berkunjung yang lebih bermakna bagi wisatawan.
“Candi Prambanan menjadi ruang pembelajaran dan pengalaman budaya yang bisa dinikmati semua pihak. Kami menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, interaktif, dan relevan, khususnya bagi keluarga yang ingin mengisi liburan sekolah dengan kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai edukasi,” jelasnya.
Prambanan Jazz Festival
Memeriahkan liburan sekolah, banyak acara besar yang dilakukan di di Taman Wisata Candi Prambanan, salah satunya adalah Prambanan Jazz Festival 2026. Festival yang akan berlangsung dari tanggal 3–4 Juli 2026 ini menampilkan puluhan musisi berkelas, baik dari tanah air hingga kelas dunia.
Prambanan Jazz Festival 2026 memberikan pengalaman musikal bagi para penikmat musik. Melalui konsep pertunjukan yang mengedepankan kualitas tata panggung, atmosfer heritage, serta keindahan lanskap Candi Prambanan, festival ini menjadi salah satu agenda yang dinantikan oleh wisatawan dan pecinta musik.
Prambanan Jazz Festival juga menjadi bagian dari ekosistem pariwisata yang memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi kreatif dan masyarakat sekitar. Kehadiran wisatawan selama penyelenggaraan festival turut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor kuliner, produk kreatif, hingga layanan pendukung pariwisata.
Instalasi seni
Liburan ini, di Candi Prambanan ditampilkan pula instalasi seni Sunflower Angel karya seniman Arrofi Ramadhan. Karya berbentuk sosok malaikat bersayap dengan kepala bunga matahari tersebut menjadi salah satu instalasi yang menarik perhatian publik melalui berbagai platform media sosial.
“Instalasi ini merepresentasikan perjalanan tentang cinta, harapan, dan impian, sekaligus menjadi ruang dialog antara nilai masa lalu dengan ekspresi seni masa kini,” jelasnya.
Instalasi yang berlokasi di lapangan Siwa Candi Prambanan ini akan menemani wisatawan hingga tanggal 5 Juli 2026. Wisatawan dapat mengakses instalasi tersebut setelah berkunjung ke zona utama Candi Prambanan.
Memorable Gift di Candi Prambanan
Salah satu program yang dihadirkan adalah Memorable Gift, sebuah program apresiasi bagi pengunjung melalui pemberian foto polaroid gratis sebagai buah tangan spesial dari kunjungan ke Candi Prambanan.
Melalui program ini, wisatawan mendapatkan pengalaman interaktif yang dapat menjadi kenangan istimewa bersama keluarga maupun orang terdekat.
Program Memorable Gift bisa menjadi buah tangan wisatawan yang berkunjung pada 22, 25, 27, dan 30 Juni 2026.
Kehadiran program ini menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman wisata yang lebih personal dan berkesan bagi setiap pengunjung.
Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati pengalaman berbeda melalui program Move at Prambanan Temple. Aktivitas yoga dengan latar kemegahan Candi Prambanan ini menawarkan suasana yang unik, menggabungkan ketenangan latihan tubuh dan pikiran dengan atmosfer kawasan cagar budaya yang penuh nilai historis.
Relaksasi dan keseimbangan diri
Ia mengemukakan melalui aktivitas ini, pengunjung diajak menikmati sisi lain Candi Prambanan sebagai ruang yang tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga dapat menjadi tempat untuk menghadirkan pengalaman relaksasi dan keseimbangan diri di tengah suasana heritage.
Melengkapi rangkaian agenda liburan, jelas Gistang, InJourney Destination Management juga menghadirkan Special New Performance Roro Jonggrang. Pertunjukan spesial ini mengangkat legenda Roro Jonggrang melalui perpaduan seni tari, musik, dan kisah budaya yang telah melekat dalam sejarah kawasan Prambanan.
Dengan dukungan tata panggung dan pencahayaan (stage lighting) yang memukau, pertunjukan ini menghadirkan pengalaman visual yang lebih imersif bagi wisatawan. Kisah legendaris Roro Jonggrang dikemas melalui pertunjukan yang modern tanpa meninggalkan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Wisatawan dapat menyaksikan Special New Performance Roro Jonggrang pada 19 Juni, 26 Juni 2026, dan 3 Juli 2026.
Sandyakala Jonggrang di Keraton Ratu Boko
InJourney Destination Management, lanjutnya menghadirkan pengalaman wisata budaya bertajuk Sandyakala Jonggrang di kawasan heritage Keraton Ratu Boko. Mengusung perpaduan harmonis antara keindahan panorama senja dan pertunjukan budaya, agenda ini menjadi pilihan wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana sore yang hangat, syahdu, dan penuh makna di salah satu destinasi bersejarah Indonesia.
Nama Sandyakala Jonggrang sendiri merepresentasikan keindahan waktu peralihan menuju senja yang berpadu dengan identitas budaya kawasan Prambanan. Sajian ini diharapkan mampu menjadi ruang apresiasi bagi masyarakat dan wisatawan terhadap kekayaan budaya yang tumbuh di sekitar kawasan cagar budaya.
Lanskap matahari terbenam dan suasana asri di perbukitan Prambanan, menjadikan Sandyakala Jonggrang menjadi pilihan aktivitas sore yang menawan bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berbeda selama libur sekolah. Pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan ini pada 21 Juni, 26 Juni, dan 3 Juli 2026 mulai pukul 17.00 WIB.
Kampung Dolanan
Pengunjung lanjut Gistang Panutur dapat mengajak keluarga mengenal budaya Indonesia melalui program Kampung Dolanan yang berada di Analana Park, utara zona utama Candi Prambanan. Program ini dirancang sebagai ruang tumbuh edukatif dan rekreatif yang memperkenalkan kembali permainan tradisional serta aktivitas budaya kepada anak-anak.
Atraksi lainnya ada di Kampung Dolanan. Di tempat ini anak-anak bisa mengikuti berbagai permainan tradisional sekaligus mengenalkan kekayaan budaya Nusantara secara langsung melalui pengalaman praktik mulai tanggal 20 Juni 2026.
“Destinasi Candi Prambanan menawarkan program kreatif seperti pewarnaan wayang, gamelan, dan tari. Di sini, wisatawan bisa mengikuti kelas workshop dengan berbagai tema, mulai dari mewarnai wayang, gamelan, dan menari. Wisatawan bisa mengikuti kelas ini dengan cukup membayar registrasi sebesar Rp45.000 per anak per kelas yang bisa dibeli secara on the spot,” katanya.
Pengunjung bisa mengikuti kelas pewarnaan wayang pada pukul 10.00 WIB dan kelas gamelan pada pukul 15.00 WIB di tanggal 27 Juni, 4 Juli dan 11 Juli 2026. Sementara wisatawan bisa mengikuti kelas menari pada pukul 10.00 WIB di tanggal 28 Juni, 5 Juli dan 12 Juli 2026.
“Anak-anak tidak hanya datang sebagai wisatawan, tetapi juga menjadi bagian dari proses belajar mengenal budaya. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang membuat mereka berinteraksi langsung dengan warisan budaya, sehingga sejarah dan tradisi tidak hanya dipahami melalui cerita, tetapi juga melalui aktivitas yang menyenangkan,” jelas Gistang Panutur. (AGT/N-01)






