Masalah Bandung Zoo Segera Ada Solusi

MASALAH Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung akan segera menemukan solusi. Penyelesaian masalah Bandung Zoo saat ini masih dalam pengawasan kepolisian dan Direktorat Konservasi Kementerian Kehutanan.

“Insyaallah dalam minggu ini sudah ada jalan keluar. Memang banyak hal yang harus diselesaikan,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Selasa (12/8).

Farhan menjelaskan, lahan Bandung Zoo seluas 13,9 hektare berstatus ruang terbuka hijau (RTH) yang wajib dipertahankan fungsinya. Selain itu, karena merupakan kawasan konservasi, satwa di dalamnya wajib dilindungi.

Menurutnya, meski operasional kebun binatang terhenti akibat police line, hewan tetap dirawat dan diberi makan. Pemkot juga memperhatikan keberlangsungan para pekerja karena Bandung Zoo merupakan destinasi wisata edukasi.

BACA JUGA  PPDB Kota Bandung Diwarnai Pakta Integritas

“Untuk keamanan, Polsek telah membentuk Satgas Pengamanan Kebun Binatang,” kata Farhan.

Sementara itu, Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) selaku pengelola memastikan perawatan lebih dari 700 satwa tetap berjalan meski kebun binatang ditutup.

Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafii, mengatakan sekitar 50 keeper tetap bekerja setiap hari sejak pukul 06.00 WIB, dibantu petugas kebersihan dan teknisi perawatan kandang.

“Biaya pakan satwa mencapai Rp400 juta per bulan atau sekitar Rp13 juta per hari. Seluruhnya saat ini menggunakan dana yayasan,” ungkap Sulhan.

Ia menegaskan, YMT berkomitmen memenuhi kewajiban memberi pakan satwa dan membayar upah karyawan meski tidak ada pemasukan dari tiket, penyewaan tenant, maupun kegiatan lain. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Cegah Penimbunan, Pemkot Bandung Awasi Gudang Sembako

Siswantini Suryandari

Related Posts

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

BADAN Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat pada Juli 2026 terjadi deflasi sebesar 0,31 persen secara month-to-month (m-to-m). Sementara itu, secara year-to-date (y-to-d) terjadi inflasi sebesar 1,27 persen, dan…

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

PEMERINTAH Kota Bandung terus melakukan berbagai persiapan menjelang beroperasinya Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2029. Selain menyiapkan armada khusus pengangkut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Menangi Derby Jatim, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden

Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

  • August 4, 2026
Redam Persija, Persib Segel Tiket ke Final Piala Presiden

BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

  • August 4, 2026
BPS Sebut DI Yogyakarta Alami Deflasi 0,31 Persen pada Juli

Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

  • August 4, 2026
Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

  • August 4, 2026
UGM dan NUS Perkuat Kapasitas Riset Pemodelan Penyakit Menular

11 Dekan Baru UAD Diminta Persiapkan AkreditasI Institusi pada 2027

  • August 4, 2026
11 Dekan Baru UAD Diminta Persiapkan AkreditasI Institusi pada 2027