Hakim AS Bekukan Sanksi Trump ke Universitas Harvard

HAKIM federal AS Allison Burroughs mengeluarkan perintah pembekuan sanksi Presiden Trump yang mengusir mahasiswa internasional di Universitas Harvard.

Pada Mei 2025, pemerintahan Presiden Donald Trump mengambil langkah kontroversial dengan mencabut izin Universitas Harvard untuk menerima mahasiswa internasional.

Langkah ini dilakukan melalui pencabutan sertifikasi Harvard dalam Program Mahasiswa dan Pertukaran Pengunjung (SEVP) oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), yang secara efektif melarang Harvard menerima mahasiswa asing baru dan mengancam status visa sekitar 6.800 mahasiswa internasional yang sedang belajar di sana.

Pemerintah Trump mengklaim bahwa tindakan ini diambil karena Harvard tidak mematuhi kebijakan federal terkait keamanan kampus dan upaya melawan antisemitisme.

DHS menuduh, tanpa bukti yang jelas, bahwa Harvard membiarkan “agitator anti-Amerika dan pro-teroris” menyerang mahasiswa Yahudi di kampus dan mengklaim bahwa universitas tersebut berkoordinasi dengan Partai Komunis Tiongkok

BACA JUGA  Tarif Timbal Balik Presiden Trump Dan Dampaknya

Harvard menanggapi dengan mengajukan gugatan hukum di pengadilan federal Boston, menuduh bahwa tindakan pemerintah tersebut melanggar Amandemen Pertama Konstitusi AS dan merupakan bentuk pembalasan politik karena Harvard menolak tekanan politik dari Gedung Putih.

Presiden Harvard, Alan Garber, menyatakan bahwa tindakan ini adalah “pelanggaran hukum yang terang-terangan” dan merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan kurikulum, fakultas, dan badan mahasiswa universitas

Keputusan hakim federal ini sebagai bentuk perlawanan terhadap Gedung Putih.

Jika pencabutan sertifikasi tetap berlaku, mahasiswa internasional di Harvard harus mencari universitas lain di AS atau berisiko kehilangan status visa mereka.

Hal ini menciptakan ketidakpastian dan kekhawatiran di kalangan mahasiswa asing, terutama menjelang musim kelulusan. Sidang lanjutan dijadwalkan pada 29 Mei 2025.  (*/S-01)

BACA JUGA  Israel Serang Doha Hubungan AS-Qatar Memanas

Siswantini Suryandari

Related Posts

Presiden Prabowo Ingin Tingkatkan Kerja Sama dengan Rusia

SEBAGAI negara yang sudah bersahabat sejak lama, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Rusia. Dalam jamuan santap siang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia,…

Ukraina Sebut 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Kemlu Lakukan Verifikasi

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) RI mengaku tengah memverifikasi informasi mengenai warga negara Indonesia (wni) yang direkrut jadi tentara Rusia. Saat ini Kemenlu terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. “Informasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari