Longsor Gunungan Sampah TPA Sarimukti Peringatan untuk Jabar

LONGSOR gunungan sampah di TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat kembali terjadi.

Longsornya gunungan sampah selebar 20 meter dan tinggi 10 meter, di zona 3 pada Sabtu (8/3)

Peristwa itu menurut Walhi Jawa Barat sebagai peringatan terakhir untuk Pemprov Jawa Barat dalam menanggulangi bencana lingkungan. Sampah yang longsor akibat TPA Sarimukti sudah kelebihan kapasitas.

“Longsor di TPA Sarimukti harus menjadi perhatian serius bagi pemprov serta kabupaten/kota yanga da di wilayah Bandung Raya,” jelas Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Wahyudin Senin (10/3).

Wilayah Bandung Raya meliputi  Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. “Kami telah berulang kali agar tidak lagi membuang sampah organik ke TPA Sarimukti,” lanjutnya.

BACA JUGA  Penanganan Sampah di Jabar Baru Capai 9,82 Persen

Walhi mengingatkan bahwa status TPA Sarimukti sudah tidak layak lagi. Selain kelebihan kapasitas, TPA Sarimukti juga tidak didukung kajian yang baik sejak awal.

Sebab TPA Sarimukti dirancang sebagai TPA sementara setelah terjadinya kebakaran pada 2023.

Namun Pemprov Jabar tetap melanjutkan operasional TPA Sarimukti dan melakukan perluasan tanpa melibatkan masyarakat terdampak.

Padahal, partisipasi mereka sangat penting, termasuk komunitas pegiat lingkungan, akademisi dan ahli, dalam merespons rencana perluasan tersebut.

“Seharusnya pemerintah mempertimbangkan masukan kami sebagai dasar dalam merencanakan dan menentukan kebijakan ke depan,” lanjut Wahyudin.

Longsor gunungan sampah TPA Sarimukti sebuah peringatan

Wahyudin menambahkan, risiko kebakaran pada saat musim kemarau, gas metana dari TPA juga dapat memperparah krisis iklim.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Matangkan Transisi Pengolahan Sampah

Kebakaran sampah menyebabkanngangguan kesehatan yang membahayakan warga sekitar. Walhi menegaskan bahwa Pemprov Jabar tidak bisa lepas tangan atas kejadian ini.

Sekretaris Daerah Pemprov Jabar, Herman Suryatman menanggapi longsor di TPA Sarimukti disebabkan hujan selama sepekan terakhir. Air menyebabkan masa ditumpukan sampah menjadi berat.

“Agar pelayanan sampah tidak terjadi sudah dibuat jalan alternatif menuju zona 3,” terangnya,

Upaya lainnya dengan memindahkan alat-alat berat ke tempat yang aman dan menertibkan para pemulung. “Jadi kini saya tegaskan TPA Sarimukti dalam kondisi aman,” papar Herman.

Diakui Herman bahwa zona 5 memiliki luas 6,3 hektar itu tidak bisa menampung sampah lebih banyak lagi.Dengan skema yang saat ini bergulir, masa aktif zona perluasan hanya bertahan 2,5 tahun.

BACA JUGA  Pemprov Jabar Tutup Operasional Tambang PT Mas Putih Belitung

Pemprov sudah menghitung dengan cermat. Apabila zona 5 beroperasi ditambah sisa zona 2 dan 3, TPA Sarimukti bisa menampung sampah dari Bandung Raya sampai Juni 2028. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dudung Abdurachman Tinjau Jargas di Sidoarjo dan Gresik

KEPALA Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman meninjau dan meresmikan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur, Jumat (18/9). Langkah itu…

Pemprov Jateng Bebaskan Denda dan Pajak Progresif Kendaraan Bermotor Mulai 21 September

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah resmi memberlakukan kebijakan relaksasi berupa pembebasan sanksi administratif pajak kendaraan bermotor, pajak progresif, hingga pembebasan sanksi Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dari Jasa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

  • September 20, 2026
KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

Guru Besar FEB Unas Dukung Pergantian Menkeu

  • September 19, 2026
Guru Besar FEB Unas Dukung Pergantian Menkeu

Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Berlangsung Meriah

  • September 19, 2026
Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026  Berlangsung Meriah

Bekuk Java United, Persija Tempel Madura United di Puncak Klasemen

  • September 19, 2026
Bekuk Java United, Persija Tempel Madura United di Puncak Klasemen

Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

  • September 19, 2026
Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS

  • September 19, 2026
OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS