PSS Sleman Hadapi Persis Solo di Stadion Jatidiri Semarang

PSS Sleman hadapi Persis Solo pada Selasa (11/3) di Stadion Jatidiri, Semarang dalam BRI Liga 1-2024/2025. Namun laga ini akan diselenggarakan tanpa penonton.

PSS Sleman hadapi Persis Solo awalnya akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul.  Namun kemudian Pemkab Bantul mengurungkan izin penyelenggaraan laga tersebut.

“Kami manajemen sudah melakukan pengajuan kepada Pemkab Bantul untuk penggunaan Stadion Sultan Agung,” kata  Manajer Event PSS, Rangga Rudwino di Omah PSS, Sleman, Senin (10/3).

“Namun satu dan lain hal, Pemkab Bantul tidak mengizinkan hal tersebut. Oleh karena itu, kami mencari alternatif stadion lain dan dipilihlah Stadion Jatidiri, Semarang,” lanjutnya.

Rangga mengakui keputusan menggelar laga di Semarang ini diambil setelah mempertimbangkan banyak hal termasuk menghormati keputusan Pemkab Bantul.

BACA JUGA  Wapres Puji Perjuangan Ahmad Luthfi Tangani Banjir Semarang

“Keputusan untuk menggunakan Stadion Jatidiri juga sudah melalui beberapa pertimbangan,” tegas Rangga.

“Kami dari manajemen PSS menghormati apapun keputusan Pemkab Bantul mengenai penggunaan Stadion Sultan Agung,” lanjutnya.

PSS juga berharap ke depannya untuk terus bisa bekerja sama dengan Pemkab Bantul untuk membawa nama sepak bola DIY lebih baik di Liga 1.

Ia menegaskan kembali, laga di Stadion Jatidiri, Semarang ini diselenggarakan tanpa penonton.

PSS Sleman hadapi Persis Solo tanpa penonton

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSS, Yuyud Pujiarto menjelaskan sebenarnya sudah dilakukan berbagai upaya agar laga digelar dengan kehadiran penonton.

Namun kemudian akhirnya diputuskan tetap tanpa penonton.

“Panpel sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak keamanan Semarang yang telah memperbolehkan PSS untuk bermain di Semarang. Namun izin yang diberikan adalah tanpa kehadiran penonton untuk pertandingan itu,” jelas Yuyud.

BACA JUGA  Ungkap Rasa Syukur, Nelayan Tambak Lorok Ikuti Sedekah Laut

Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh fans PSS yang selama ini mendukung PSS. Yuyud yakin fans akan tetap memberi dukungan meski tidak hadir di stadion.

“Kami sudah mencoba untuk opsi lain tapi keputusan telah dibuat dan izin yang diberikan tanpa penonton,” jelasnya.

“Untuk itu, kami memohon kepada seluruh PSS fans untuk bersabar dan menahan diri dengan tidak datang ke area stadion dan tetap mendukung PSS dari rumah,” sambungnya.

Yuyud juga menyampaikan harapannya bahwa dengan digelarnya laga penting antara PSS menghadapi Persis di tempat netral bisa membawa kemenangan penting untuk Laskar Sembada. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Pertamina Patra dan Dinas Perdagangan Semarang Sidak Pangkalan LPG

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dihantam Galatasaray, Peluang Juventus ke 16 Besar Menipis

PIL pahit harus ditelan Juventus. Saat bertandang ke Turki untuk menghadapi Galatasaray, ‘si Nyonya Tua’ digasak 2-5. Bukan itu saja, pada duel leg pertama playoff 16 besar Liga Champions di…

160 Personel Manggala Agni Padamkan Karhutla di Riau

UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif. Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, TNI, Polri, serta BPBD memprioritaskan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dihantam Galatasaray, Peluang Juventus ke 16 Besar Menipis

  • February 18, 2026
Dihantam Galatasaray, Peluang Juventus ke 16 Besar Menipis

160 Personel Manggala Agni Padamkan Karhutla di Riau

  • February 18, 2026
160 Personel Manggala Agni Padamkan Karhutla di Riau

Pemerintah Perbarui Data PBI Agar Tepat Sasaran

  • February 18, 2026
Pemerintah Perbarui Data PBI Agar Tepat Sasaran

Prajurit Kodim Tasikmalaya Diminta Jaga Soliditas dan Peduli Lingkungan

  • February 18, 2026
Prajurit Kodim Tasikmalaya Diminta Jaga Soliditas dan Peduli Lingkungan

Beda Awal Ramadan, Umat Diminta Jaga Persatuan

  • February 18, 2026
Beda Awal Ramadan, Umat Diminta Jaga Persatuan

Ibunda Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Wafat

  • February 18, 2026
Ibunda Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Wafat