Sekdes Damarsi Kembali Diperiksa Terkait Kasus TKD Jadi Kos Elite

TIM penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus mendalami kasus dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) menjadi belasan rumah kos elite di Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Untuk kedua kalinya, Sekretaris Desa (Sekdes) Damarsi, Muhammad Faroid, menjalani pemeriksaan intensif (maraton) di Kantor Kejari Sidoarjo pada Kamis (25/06). Faroid diperiksa selama hampir 7 jam, mulai dari pagi hingga sore hari.

Berbeda dengan pemeriksaan perdana beberapa hari lalu yang dilakukan bersama tiga perangkat desa lainnya, kali ini Faroid menghadap penyidik seorang diri.

Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Sigit Sambodo, membenarkan bahwa fokus pemeriksaan kali ini memang tertuju khusus pada sang Sekdes guna mencocokkan temuan data baru.

BACA JUGA  Jual TKD, Kades Sidokerto Resmi Ditahan

“Sepertinya ada satu orang yang dimintai keterangan khusus hari ini. Ini merupakan rangkaian kelanjutan dari pemeriksaan sebelumnya untuk memantapkan alat bukti dan keterangan yang diperlukan tim penyidik,” ujar Sigit saat dikonfirmasi, Kamis (25/06).

Ada progres

Meskipun membenarkan adanya progres signifikan dalam penanganan perkara ini, Sigit masih enggan membeberkan detail materi pokok pemeriksaan demi kelancaran proses penyelidikan.

“Semua keterangan dari yang bersangkutan kami tampung untuk melengkapi berkas. Mengenai materi pokoknya, mohon waktu, tim masih bekerja secara profesional untuk membuat terang perkara ini,” tegas Sigit.

Kendati pemeriksaan terhadap Sekdes terus dikebut, tim penyidik Kejari Sidoarjo menegaskan belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap pimpinan tertinggi di tingkat desa tersebut. Sigit menyatakan bahwa Kepala Desa (Kades) Damarsi belum diagendakan untuk dimintai keterangan.

BACA JUGA  Pemangkasan TKD Tunjukkan Ketergantungan Daerah

“Untuk Damarsi tidak ada permintaan keterangan (Kades) hari ini,” kata Sigit singkat.

Pilih bungkam

Pantauan di lokasi, Muhammad Faroid langsung meninggalkan Kantor Kejari Sidoarjo usai pemeriksaan selesai. Sama seperti sikapnya pada pemeriksaan pertama, Faroid memilih bungkam dan enggan memberikan keterangan sedikit pun kepada awak media yang telah menunggunya.

Usai keluar dari ruang pemeriksaan, Faroid bergegas menuju ruang pelayanan untuk mengembalikan ID card tamu, lalu langsung menuju area parkir dan meninggalkan lokasi menggunakan kendaraannya.

Kasus ini tengah menjadi sorotan publik Sidoarjo, yang menanti komitmen ketegasan Kejari Sidoarjo dalam mengusut tuntas dugaan penyelewengan aset negara berupa Tanah Kas Desa tersebut. (OTW/N-01)

BACA JUGA  Kejari dan Pemkab Sidoarjo Terapkan Pidana Kerja Sosial

Dimitry Ramadan

Related Posts

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo

HINGGA Kamis sore Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan seorang lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul. Korban diketahui bernama Kasemo Sentono alias…

Antisipasi Kemarau, DKPP Kota Bandung Siapkan Pompa Air untuk Petani

UNTUK menghadapi musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mulai melakukan langkah antisipasi, mulai dari pemetaan daerah rawan kekeringan, penyediaan pompa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Akui Salah Strategi, Pelatih Korsel Hong Myung-bo Hanya Bisa Sesali Diri

  • June 26, 2026
Akui Salah Strategi, Pelatih Korsel Hong Myung-bo Hanya Bisa Sesali Diri

Indonesia Siap Stop Impor Solar Setelah Mandatori B50 Bulan Depan

  • June 25, 2026
Indonesia Siap Stop Impor Solar Setelah Mandatori B50 Bulan Depan

Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Terluka Akibat Gempa Venezuela

  • June 25, 2026
Puluhan Orang Tewas dan Ratusan Terluka Akibat Gempa Venezuela

Sekdes Damarsi Kembali Diperiksa Terkait Kasus TKD Jadi Kos Elite

  • June 25, 2026
Sekdes Damarsi Kembali Diperiksa Terkait Kasus TKD Jadi Kos Elite

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo

  • June 25, 2026
Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo

Rektor UIN Sunan Kalijaga Terpilih sebagai Presiden AIUA 2026–2028

  • June 25, 2026
Rektor UIN Sunan Kalijaga Terpilih sebagai Presiden AIUA 2026–2028