
SEJUMLAH pemimpin dunia menyambut baik kesepakatan perdamaian Iran dengan Amerika Serikat. Sejumlah negara Eropa bahkan menegaskan akan mencabut sanksi yang sebelumnya mereka terapkan.
Untuk itu para pemimpin Eropa mendesak kesepakatan AS-Iran itu diterapkan secara cepat dan menyeluruh. Mereka juga meminta Selat Hormuz segera kembali dibuka dengan kebebasan navigasi tanpa syarat dan tanpa hambatan.
“Kami akan bekerja sama secara intensif dengan AS, Iran, dan mitra-mitra regional untuk memanfaatkan momen ini, mempertahankan momentum, dan mencapai penyelesaian diplomatik jangka panjang,” demikian pernyataan mereka.
Pada bagian lain, Indonesia juga menyambut baik tercapainya kesepakatan AS dengan Iran demi penyelesaian konflik secara damai.
Perkembangan positif
Dalam pernyataan di media sosial X, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan kesepakatan tersebut merupakan perkembangan positif menuju penyelesaian konflik secara damai serta terciptanya perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan.
“Kami mengapresiasi upaya seluruh pihak dan para mediator yang telah berkontribusi secara konstruktif dalam memfasilitasi dialog dan mendorong penyelesaian perbedaan secara damai,” demikian pernyataan Kemlu RI, Senin (15/6).
Kemlu RI juga menyerukan seluruh pihak untuk terus menahan diri, mematuhi komitmen yang telah disepakati, serta terlibat secara konstruktif melalui dialog guna menjaga momentum menuju de-eskalasi.
“Indonesia mendorong implementasi kesepakatan dan menegaskan kembali kesiapan untuk mendukung berbagai upaya yang bertujuan memajukan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan, sesuai dengan hukum internasional serta tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” demikian pernyataan Kemlu RI. (*/N-01)






