
LIVERPOOL dipastikan tidak akan lagi ditukangi Arne Slot mulai musim depan setelah kedua pihak sepakat untuk tidak lagi melanjutkan kerja sama.
Kabar mundurnya Slot diumumkan Liverpool pada Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Slot hengkang dari Anfield setelah gagal mengantarkan The Reds meraih trofi musim ini.
“Liverpool FC mengonfirmasi bahwa Arne Slot akan meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala (head coach) dengan segera dan proses penunjukan penggantinya sedang berlangsung. Dia pergi dengan satu gelar Liga Inggris (musim 2024/2025) atas namanya serta diiringi rasa terima kasih dan apresiasi kami yang sebesar-besarnya,” demikian pernyataan Liverpool.
Arne Slot menjabat sebagai manajer Liverpool sejak 2024. Mantan Eks pelatih Feyenoord itu menggantikan Juergen Klopp yang mundur usai 9 tahun membangun kembali The Reds sebagai kekuatan Inggris dan Eropa.
Langsung berikan gelar
Pelatih asal Belanda itu sebenarnya memulai kariernya di Anfield dengan impresif. Pada musim pertamanya, ia berhasil membawa Liverpool menjuarai Premier League dan melampaui ekspektasi publik.
Namun, performa Liverpool mengalami penurunan sepanjang musim 2025-2026. The Reds menelan total 19 kekalahan di semua kompetisi, termasuk 12 kekalahan di liga, berbanding hanya empat kekalahan pada musim sebelumnya.
Ironisnya, kegagalan itu terjadi justru setelah mereka belanja besar-besaran dalam membeli pemain baru. Florian Wirtz, Alexander Isak, Jeremie Frimpong, Milos Kerkez didatangkan Arne Slot ke Liverpool dengan total pengeluaran sekitar 400 juta pounds.
Namun sayangnya, semua pembelian itu sia-sia. Slot bukan saja gagal memberikan trofi, dia juga dianggap tidak bisa mengelola para pemain baru tersebut menjadi sebuah kekuatan.
Cari pelatih
Sampai saat ini pihak manajemen Liverpool belum mengumumkan siapa nama calon penggan Slot.
Namun sejumlah media Inggris menyebut nama Andoni Iraola menjadi salah satu kandidat kuat untuk mengisi kursi pelatih tim yang bermarkas di Merseyside itu.
Pelatih asal Spanyol itu baru saja menyelesaikan musim bersama Bournemouth dengan membawa klub tersebut finis di posisi keenam Liga Inggris dan lolos ke Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Selain Iraola, nama lain yang mencuat adalah juru taktik Stuttgart, Sebastian Hoeness serta arsitek Lens, Pierre Sage. (*/N-01)







