Tim SAR Gabungan Tunda Evakuasi Korban Kecelakaan Helikopter

TIM pencarian gabungan memutuskan untuk melanjutkan proses evakuasi korban helikopter milik PT Matthew Air, besok. Pasalnya, kondisi medan dan keterbatasan jarak pandang di lokasi jatuhnya helikopter di Sekadau menyulitkan proses evakuasi.

“Tim sudah berada di lokasi jatuhnya helikopter. Namun karena kondisi gelap dan medan yang terjal, evakuasi belum memungkinkan dilakukan malam ini,” kata Kabagops Polres Sekadau AKP Sugiyanto di Nanga Taman dikutip antaranews.

Dia mengatakan tim gabungan yang terdiri atas TNI, Basarnas, BPBD, Lantas Hutan (LTH), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sekadau, pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat telah berhasil mencapai titik lokasi kejadian (TKP).

Sugiyanto menjelaskan, tim saat ini bermalam atau bivak di sekitar 50 meter dari titik lokasi jatuhnya helikopter di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat sambil menunggu kondisi yang lebih memungkinkan pada pagi hari.

BACA JUGA  Basarnas Perluas Areal Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Progo

Memaksimalkan pencarian

“Kami bivak terlebih dahulu di atas bukit. Besok pagi evakuasi akan dilakukan dengan menggunakan peralatan yang saat ini sudah mulai dikirim ke lokasi,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pontianak I Made Junetra memastikan tim gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian dan evakuasi setelah adanya indikasi temuan serpihan helikopter dari hasil pemantauan udara.

“Setelah briefing, kami menerima informasi awal adanya serpihan di titik koordinat yang telah diidentifikasi. Namun ini masih berdasarkan pengamatan dari udara,” kata Junetra.

Ia menyebutkan, pencarian udara telah dilakukan sebanyak dua hingga tiga kali untuk memastikan lokasi, namun operasi sangat bergantung pada kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan.

BACA JUGA  Basarnas Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami di Pantai Anyer

Hilang kontak

Helikopter jenis Airbus H130 tersebut diketahui mengangkut delapan orang, terdiri dari Kapten Marindra W sebagai pilot, Harun Arasyd sebagai co-pilot, serta enam penumpang masing-masing Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Berdasarkan kronologi, helikopter lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Kabupaten Melawi, pada pukul 07.34 WIB dan dilaporkan hilang kontak pada pukul 08.39 WIB saat dalam penerbangan menuju helipad PT GAN di Desa Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. (*/N-01)

BACA JUGA  Seluruh Korban ATR 42-500 Dievakuasi, 2 Teridentifikasi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Baru Enam Hari Jadi Ketua Ombudsman, Hery Susanto Ditahan Kejagung

KEJAKSAAN Agung (Kejagung) resmi menetapkan Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 Hery Susanto sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan tata kelola usaha pertambangan nikel tahun 2013-2025. Padahal baru…

UI-Kemen PPPA Sepakat Beri Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di FHUI

UNIVERSITAS Indonesia (UI) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sepakat untuk terus  mengawal proses penanganan kasus kekerasan seksual mahasiswa FHUI. Tujuannya agar semua berjalan transparan, akuntabel, dan berperspektif pada perlindungan korban.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk Electric PLN, Gresik Phonska Segel Tiket ke Grand Final

  • April 16, 2026
Gebuk Electric PLN, Gresik Phonska Segel Tiket ke Grand Final

Tim SAR Gabungan Tunda Evakuasi Korban Kecelakaan Helikopter

  • April 16, 2026
Tim SAR Gabungan Tunda Evakuasi Korban Kecelakaan Helikopter

Belum Terkalahkan, LavAni Selangkah Menuju Gelar Juara Putaran Kedua

  • April 16, 2026
Belum Terkalahkan, LavAni Selangkah Menuju Gelar Juara Putaran Kedua

2.995 Peserta Ikuti UTBK UPN Veteran Yogyakarta

  • April 16, 2026
2.995 Peserta Ikuti UTBK UPN Veteran Yogyakarta

Sasar Santri, Satlantas Polresta Sidoarjo Tekankan Budaya Safety Riding

  • April 16, 2026
Sasar Santri, Satlantas Polresta Sidoarjo Tekankan Budaya Safety Riding

Waduh! Pria Lebih Rentan Terkena Hemofilia

  • April 16, 2026
Waduh! Pria Lebih Rentan Terkena Hemofilia