Sidak Dapur SPPG, Wabup Sidoarjo Temukan IPAL belum Standar

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mendapati Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan, Sidoarjo belum memenuhi standar.

Hal tersebut diketahui saat Mimik melakukan inspeksi mendadak di dapur tersebut, Selasa (31/3). Wakil bupati langsung menegur pengelola agar segera melakukan pembenahan demi mencegah pencemaran lingkungan.

“Bu, tolong segera dibenahi saluran IPAL-nya. Kalau tidak segera diperbaiki, air limbah ini bisa meluber ke jalan dan menimbulkan polusi,” tegas Mimik Idayana.

Menanggapi hal tersebut, pihak Yayasan Pelita Insani selaku pengelola SPPG akan segera melakukan pembenahan. Pihak pengelola mengakui bahwa IPAL masih dalam proses pengerjaan dan akan segera disesuaikan dengan standar yang berlaku.

BACA JUGA  DPRD Yogya Minta BGN Tetapkan Nilai Gizi dalam Sajian MBG

“Untuk IPAL sedang kami benahi agar sesuai standar dapur SPPG, Bu Wabup,” kata pihak perwakilan yayasan.

Pertanyakan legalitas lahan

Wabub Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan. (MN/Dok.Ist)

Tidak hanya IPAL yang tidak sesuai standar, Wabup Mimik juga menemukan adanya pembangunan area parkir sepeda dan pos satpam di atas ruang terbuka hijau (RTH) milik Perumahan Taman Anggun Sejahtera (TAS) 3. Mimik pun mempertanyakan legalitas lahan tersebut kepada pengelola.

“Lho buk, ini kan lahan hijau, kok dibangun? Apakah lahan ini ada sertifikatnya?” tanya Wabup.

Pihak yayasan memastikan bahwa lahan tersebut memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama pribadi yang dibeli dari pengembang perumahan. Namun demikian, Camat Tulangan, Andi, meminta agar dokumen kepemilikan tersebut dapat ditunjukkan secara resmi untuk memastikan status lahan.

BACA JUGA  Rayakan Iduladha, Wabup Sidoarjo Bagikan 4 Ribu Paket Daging Kurban

“Besok saya tunggu di kantor, tolong bawa SHM lahan fasum ini,” tegas Camat Andi.

Sidak ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memastikan fasilitas pelayanan publik. Khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat, berjalan sesuai standar serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. (OTW/M-01)

Wabub Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan. (MN/Dok.Ist)

Related Posts

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

KANTOR Staf Kepresidenan (KSP) mengunjungi Heru Baskoro (84), putra tokoh perjuangan Sayuti Melik dan S.K. Trimurti, di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi Jawa Barat pada Jumat (14/8). Kunjungan tersebut…

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

MAHASISWA KKN UNY di Dusun Sengon Karang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Sleman, mengenalkan inovasi pengelolaan sampah rumah tangga melalui workshop pembuatan ember tumpuk dan mini garden. Kegiatan yang dilaksanakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

  • August 14, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

  • August 14, 2026
IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

  • August 14, 2026
Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

  • August 14, 2026
Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman