Bupati Bandung dan Wakil BGM Panen Perdana Program Gertaman

BUPATI Bandung Dadang Supriatna dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, melaksanakan panen perdana program Gerakan Tanami Halaman (Gertaman) di areal Rumah Dinas Bupati, komplek Pemkab Bandung pada Jumat lalu.

Keduanya memanen berbagai komoditi sayuran, seperti pakcoy, seledri, bayam, kangkung, dan ubi jalar, sebagai wujud dukungan program ketahanan pangan daerah.

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya mengapresiasi langkah terobosan Bupati Dadang yang meluncurkan program Gertaman di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Menurutnya program itu merupakan langkah cerdas untuk mengoptimalkan lahan pekarangan rumah atau kantor yang tidak produktif dengan ditanami berbagai komoditi bernilai ekonomi dengan waktu panen yang singkat.

Layak dicontoh

“Program ini sangat bermanfaat untuk memperkuat gerakan ketahanan pangan dan membantu suplai kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Bandung.”

BACA JUGA  Bupati Bandung Minta Seluruh Jajaran Siaga Kekeringan dan Krisis Air Bersih

“Inovasi ini layak dicontoh dan dikembangkan oleh daerah lain, karena hasil panen Gertaman dapat disalurkan ke SPPG sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar. Inovasi Pak Bupati luar biasa,” ucapnya.

Menurut Sony, selain dapat mensuplai kebutuhan MBG untuk dapur SPPG sekitar, masyarakat juga mendapatkan penghasilan tambahan dari penjualan sayuran tersebut.

Oleh karena itu, jika dijalankan secara serius dan konsisten, program Gertaman ini dapat rutin memasok kebutuhan MBG sekaligus berperan menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Program ketahanan pangan

Sementara itu, Bupati Dadang Supriatna menyebut, Gertaman baru diluncurkan pada 23 Desember 2025 lalu di Kantor Kecamatan Soreang. Program ini bertujuan mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto dan MBG di Kabupaten Bandung.

BACA JUGA  Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

“Alhamdulillah setelah dilaunching 23 Desember lalu, hari ini kita bisa melaksanakan panen perdana bersama Bapak Wakil Kepala BGN. Hasil panennya luar biasa,” tuturnya.

Dadang menerangkan gerakan Gertaman ini adalah ikhtiar dan upaya nyata Pemkab Bandung untuk membangun kemandirian pangan keluarga di Kabupaten Bandung.

Peluang MBG

Sejak awal diluncurkan, gagasannya adalah memanfaatkan lahan pekarangan tidak produktif untuk ditanami tanaman bernilai ekonomi dan waktu panennya singkat. Minimal untuk memenuhi kebutuhan pribadi, kalau surplus nanti bisa dijual di KDMP untuk support MBG.

“Saya kembali mengajak masyarakat untuk menangkap peluang program MBG yang memiliki perputaran uang hingga Rp 5,4 triliun per tahun di daerah tersebut. Saya optimistis nanti hasil panen masyarakat juga akan memenuhi kebutuhan MBG karena kebutuhan MBG sangat besar,” tandasnya.

BACA JUGA  Bupati Bandung Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Karya 

Dadang menambahkan, berbagai komoditi tanaman, seperti cabai merah, cabai rawit, wortel, kol.  Pakcoy, bayam, dan terong, ditanam dalam program ini.

Pemilihan komoditi didasarkan pada kebutuhan pasar dan potensi adaptasi tanaman di pekarangan. Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk berpartisipasi aktif dalam Gertaman guna mencapai kemandirian pangan dan stabilitas ekonomi keluarga.

“Mari kita bersama-sama memanfaatkan halaman rumah kita untuk ditanami tanaman dan sayuran yang produktif. Dengan begitu, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi daerah,” sambungnya. (zahra/M-01)

Related Posts

Polda Jateng Kerahkan Helikopter untuk Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo

GUNA mempercepat penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mengambil langkah strategis dengan mengerahkan armada helikopter jenis Bolkow untuk melakukan operasi pemadaman…

Festival Kota Lama Diperpanjang, Bidik 15.000 Tamu MTQ

FESTIVAL Kota Lama (FKL) Semarang tahun ini berlangsung lebih panjang dari biasanya. Jika biasanya digelar selama 11 hari, FKL XV 2026 diperpanjang menjadi 17 hari, yakni 4-20 September 2026. Perpanjangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kemenhub Sebut Erupsi Gunung Anak Krakatau belum Ganggu Penerbangan

  • September 5, 2026
Kemenhub Sebut Erupsi Gunung Anak Krakatau belum Ganggu Penerbangan

Polisi Tetapkan 113 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla

  • September 5, 2026
Polisi Tetapkan 113 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla

Menteri PPN Deklarasikan Hilirisasi Minyak Sawit Baru

  • September 5, 2026
Menteri PPN Deklarasikan Hilirisasi Minyak Sawit Baru

Coucou Optimistis Capai Target di IIPE 2026

  • September 5, 2026
Coucou Optimistis Capai Target di IIPE 2026

Siapkan Tenaga Kerja di Sektor Hilirisasi, Undip–IWIP Buka Akses Magang

  • September 5, 2026
Siapkan Tenaga Kerja di Sektor Hilirisasi, Undip–IWIP Buka Akses Magang

Dit Resnarkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu dengan Modus Alamat Web

  • September 5, 2026
Dit Resnarkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu dengan Modus Alamat Web